Pengerjaan Lintasan Drag Race di Desa Landih Bangli Segera Dimulai

desain drug race
Desain Drag Race di Desa Landih, Kecamatan Bangli. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Proses tender lintasan Drag Race di Desa Landih, Kecamatan Bangli pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Setda Bangli sudah masuk tahap surat penunjukan penyedia barang dan jasa. Artinya dalam waktu dekat kegiatan dengan pagu anggaran Rp 5,3 Miliar sudah bisa mulai digarap pengerjaanya. Ke depannya pembangunan sirkuit Drag Race bisa jadi destinasi bagi komunitas motor.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Bangli, I Wayan Lega Suprato mengatakan proses pembangunan lintasan Drag Race di Desa Landih melalui beberapa tahapan diantaranya pembuatan desain dan lakukan uji kelayakan. Untuk pembuatan desain melibatkan konsultan.

Bacaan Lainnya

“Dalam pembuatan desain kita jalin koordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia, sehingga desain yang dibuat sudah sesuai standar,” ungkapnya, Kamis (21/7/2022).

Disamping itu untuk mengetahui kawasan tersebut layak dibangun lintasan drag race telah dilakukan uji kelayakan oleh konsultan.

”Dalam uji kelayakan juga dicari masukan dari masyarakat sekitar apa setuju atau tidak di wilayahnya dibangun lintasan drag race, ternyata masyarakat sangat mendukung program pemerintah ini,” tegas Kabid asal Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani.

Kata Lega Suprato untuk tahap awal pembangunan sirkuit drag race diplot anggaran Rp 5,3 Miliar. Setelah proses tender di LPSE Setda Bangli kegiatan dimenangkan oleh CV Adiputra dengan nilai penawaran Rp 3.857.413.902,57. Adapun item pekerjaan meliputi pengerjaan lintasan dengan panjang 420 meter dengan lebar kurang lebih 20 meter serta pengerjaan areal parkir seluas 7.800 M2.

”Sebelum proses pengerjaan dimulai nanti akan ada rapat libatkan kontraktor, konsultan dan dari Dinas, item pekerjaan tidak baku melihat situasi di lapangan bisa saja ada tambah kurang pekerjaan, bulan Desember pengerjaan tahap I sudah harus kelar,” sebutnya.

Di sisi lain Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat dikonfirmasi terkait pembangunan sirkuit Drag Race di Desa Landih mengatakan, tujuan dibangunnya lintasan Drag Race yakni untuk memfasilitasi komunitas pemuda yang punya hoby drag.

“Selama ini sering kita dengar dan saksikan aktifitas pemuda kebut-kebutan di jalan raya, selain meresahkan juga mengancam keselamatan jiwa. Realita ini terjadi hampir terjadi di seluruh kabupaten/kota di Bali,” ujar Bupati yang juga Ketua DPC PDI-P Bangli ini.

Kata Sang Nyoman Sedana Arta rencana pembangunan sirkuit Drag Race dapat dukungan penuh dari IMI pusat, bahkan induk dari olahraga bermotor baik mobil dan sepeda motor di Indonesia ini siap berikan dukungan konsultasi.

“Untuk tahun ini pengerjaan baru sebatas lintasan dan areal parkir saja, tentu ke depannya akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang lain,” ungkap Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini.

Pihaknya berharap komunitas di Bali bisa melakukan kegiatan bersama dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di Bangli dan juga bisa sebagai destinasi baru untuk komunitas.

Disamping itu dengan dibangun sirkuit Drag Race, Bupati Sang Nyoman Sedana Arta berharap ke depannya bisa menumbuhkan UMKM-UMKM baru di sekitar lokasi sehingga bisa memacu pertumbuhan ekonomi kecil dan menengah serta bisa menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Kami memohon dukungan dari seluruh stakeholder, sehingga harapan Bangli milik sirkuit Drag Race bisa terealisasi,” ujar Bupati Sang Nyoman Sedana Arta. (750)

Pos terkait