Pangdam IX/Udayana Lantik 490 Prajurit Tamtama

Pangdam IX/Udayana melantik 490 prajurit Tamtama melalui video Conference (vidcon), Sabtu (18/4/2020).

DENPASAR | patrolipost.com – Dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan untuk penanggulangan penyebaran virus Corona (Covid-19), melalui video confrence (vidcon) di Ruang Sthanayudha Makodam IX/Udayana, Denpasar, Sabtu (18/4/2020), Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto SIP melantik 490 prajurit siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) yang dikumpulkan di Aula Secata Rindam IX/Udayana, Singaraja.

“Selamat kepada seluruh prajurit, karena telah menyelesaikan pendidikan dengan baik, semoga ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di Rindam IX/Udayana ini dapat dijadikan sebagai bekal untuk menempuh pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” ujar Pangdam ketika memimpin Upacara Penutupan Dikmata Prajurit Karier TNI Angkatan Darat (AD) Gelombang II/TA 2019.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, maka status ratusan prajurit tersebut mengalami peralihan, yaitu yang selama ini sebagai warga masyarakat umum biasa, namun sejak dilantik menjadi prajurit TNI AD, siap mengemban tugas untuk menjaga, menegakkan, dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Untuk itu, sebagai prajurit TNI Angkatan Darat yang tanggap, tanggon, dan trengginas, kalian harus senantiasa menjaga sikap, mental, perilaku, dan jati diri kalian sebagai seorang prajurit yang memiliki pola berpikir dan bertindak. Serta harus diimbangi dengan dedikasi dan disiplin tinggi demi terwujudnya prajurit sejati yang profesional,” tegas Jenderal Benny Susianto.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP menambahkan, pelaksanaan upacara tersebut sengaja sengaja digelar di dua tempat berbeda, hal ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai merebaknya penyebaran Covid-19. Para prajurit yang dilantik tersebut dinyatakan telah berhasil mengikuti pendidikan selama lima bulan, dan selama proses belajar mengajar berlangsung dinilai secara obyektif prestasi perorangan berdasarkan Tri Pola Dasar Pendidikan.

Penilaian Tri Pola Dasar Pendidikan pada prestasi aspek sikap dan perilaku diraih Prada Jefrianus Mau, dan pada aspek pengetahuan dan keterampilan diraih Prada Norbertus Luan, sedangkan, pada aspek jasmani militer diraih Prada M Dahlan. “Serta secara akumulasi penilaian dari ketiga aspek tersebut diraih Prada Jefrianus Mau, anak seorang petani dari Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT),” jelas Kapendam.

Selanjutnya, para prajurit yang baru dilantik dan diambil sumpah ini sudah berhak menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada), dan siap mengikuti pendidikan lanjutan, yaitu pendidikan kecabangan selama 12 minggu, mulai 20 April 2020 sampai 4 Juli 2020. Meliputi, Infanteri, Zeni, Perhubungan, Kaveleri, Kesehatan, Peralatan, Polisi Militer, Bekang, Armed, dan Topografi.

“Para prajurit remaja ini akan ditempatkan di sejumlah kesatuan TNI AD di seluruh wilayah Indonesia,” kata Kolonel Jonny Harianto. (246)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.