Panen Jagung di SBD, Pemilik Lahan: Tahun Ini Separonya Dimakan Tikus

panen jagung2
Petani di Sumba Barat Daya panen jagung. (rob)

WEETEBULA | patrolipost.com – Jagung sebagai salah satu komoditas utama  di SBD menjadi tanaman prioritas oleh warga Puu Kapaka, Desa Kalaki Kambe, Wewewa Barat, Sumba Barat Daya. Meskipun tidak melalui program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) yang digagas Pemprov NTT, masyarkat Desa Kalaki Kambe dengan giat menanam jagung, menjalankan kebiasaan mereka secara turun temurun yakni Tanam Jagung Panen Jagung.

Pemilik lahan, MG (30) menjelaskan, panenan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Hama tikus menjadi faktor utama berkurangnya hasil jagung tahun ini.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini berbeda, hasil panenan jagung tidak banyak. Hama tikus menyerang dan memakan hampir separo dari jagung di lahan kami,” ungkap MG di lahan jagungnya.

Selain serangan hama, MG juga mengakui jika tanaman jagung yang dipanen pada masa perawatannya tidak diberi pupuk. Namun demikian, dia tetap mensyukuri berapapun hasil jagung yang didapat dari kebunnya.

“Jagung yang kita panen hari ini tidak dipupuk. Coba waktu itu ada pupuk, pasti hasilnya lebih dari ini, meskipun sebagiannya sudah dimakan tikus,” jelasnya.

Pantauan patrolipost.com di lokasi, Sabtu, (7/5/2022) jagung hasil panenan sebagiannya dalam kondisi bagus dan sebagian lagi sisa tongkolnya karena biji jagung sudah dilahap tikus. Sebagian lagi sudah dimakan kutu jagung (Sitophilus zeamais) dan hanya menyisakan serbuk-serbuk mirip tepung terigu.

Sementara itu, tanaman padi juga tidak luput dari serangan hama, di Sumba Timur hama belalang kumbara yang membentuk koloni menyerang dan merusak padi di sawah. Hal ini membawa ancaman baru bagi para petani yakni gagal panen.

Masyarakat pun berharap langkah strategis yang ditempuh pemerintah untuk memberantas hama tikus maupun belalang yang menyerang ladang dan sawah masyarakat Sumba. Langkah tersebut sangat penting agar ancaman gagal panen tidak terjadi. (pp04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.