Hotman Paris: Data Handphone Gisel Bocor

Kasus video syur mirip Gisel semakin panas dan menyeret nama pengacara kondang Hotman Paris. (ist)

JAKARTA | patrolipost.com – Kasus video syur mirip Gisella Anastasia kembali menyita perhatian publik. Hal tersebut terjadi usai pengacara Hotman Paris mengungkapkan jika Gisel pernah menemuinya dan berkonsultasi.
Dalam pertemuan itu ia menyebutkan jika Gisel pernah kehilangan handphone dan ada sebuah data yang sudah dihapus namun bocor.

“Menurut pengakuan Gisel, handphone itu tiga tahun lalu dikasih ke manajernya dan dia sudah hapus. Entah kenapa bisa nongol,” ungkap Hotman.

Namun Hotman tak merinci lebih jelas tentang data yang dipermasalahkan Gisel saat itu. Ia pun berdalih jika kedatangan mantan istri Gading Marten itu bukanlah meminta bantuan hukum melainkan sebagai teman saja.

Pernyataan itu pun menjadi bahasan hangat dan ramai di media sosial. Beberapa netizen pun turut mengutarakan asumsi liar mereka terkait kasus itu dan kembali menyeret sosok sang manajer, Andi Tanggawana.

Sebelumnya sosok Andi memang sempat ramai dibahas dan diduga sebagai pria dalam video syur tersebut. Mereka mencoba mencocokan penampilan fisiknya dengan pria di dalam video tersebut.

Kasus ini pun menjadi kian panas, pasalnya pengacara yang melaporkan kasus video syur tersebut yakni Pitra Romadoni menyebutkan jika Hotman Paris harus turut diperiksa polisi terkait kasus tersebut.

“Kemarin saya baca berita ada salah satu oknum bahwasannya ‘handphone saya hilang 3 tahun lalu dan saya sudah berikan handphone tersebut kepada manajer’. Ini kan sudah diungkapkan ke publik jadi sumber yang menyatakan itu kepada publik harus dipanggil oleh penyidik biar ini terang benderang,” kata Pitra Romadoni, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020).

“Jangan membuat suatu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. Jangan membuat masyarakat bertanya-tanya,” sambungnya.

Namun di samping itu, Pitra Romadoni tidak menuduh Hotman Paris mengetahui soal video syur mirip Gisel. Tapi bisa saja pernyataan Hotman Paris itu bisa menjadi sebuah petunjuk untuk pihak kepolisian.

“Itu nanti, kita harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Pokoknya silahkan menilai sendiri karena ini proses penyidikan, kita nggak bisa menuduh orang karena sudah ada pengakuan itu sudah menjadi suatu petunjuk bagi pihak kepolisian,” pungkas Pitra Romadoni. (305/dtc)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.