Deklarasi Kebangsaan, Forum Pemuda Nusantara Bali Tampilkan Berbagai Busana Etnis Nusantara

Forum Pemuda Nusantara Bali gelar acara doa dan deklarasi kebangsaan yang diikuti sebanyak 16 organisasi etnis nusantara di sisi timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar. (yani)

DENPASAR | patrolipost.com – Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2021, Forum Pemuda Nusantara Bali menggelar acara doa dan deklarasi kebangsaan yang secara umum menampilkan kegiatan budaya digelar di sisi timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar, Rabu (2/6/2021). Acara ini diikuti sebanyak 16 organisasi etnis nusantara yang ada di Bali. Dalam kegiatan ini, semua peserta mengikuti rapid antigen yang difasilitasi Polresta Denpasar.

Koordinaror Lapangan Deklarasi Forum Pemuda Nusantara Bali, Rovin Bou mengatakan kegiatan kali ini mengangkat tema “Meneguhkan Semangat Nasionalisme dari Bali untuk Indonesia”. Hal ini guna membangkitkan semangat persatuan dan nasionalisme para pemuda untuk Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Sebagai pemuda kita berupaya untuk menjaga kedaulatan dengan cara mengumpulkan teman-teman dari berbagai etnis untuk menampilkan miniatur Indonesia,” jelas Rovin Bou.

Pihaknya menuturkan berbagai busana adat nusantara ditampilkan mulai dari Jawa, Bali, NTB, NTT, hingga busana dari daerah Sumatera.

“Semuanya mencakup seluruh etnis yang ada di Indonesia tapi karena keterbatasan busana, jadi tidak semua busana adat bisa ditampilkan satu persatu,” tuturnya.

Lebih lanjut Rovin Bou memaparkan, sebagai pemuda pihaknya beserta seluruh elemen mahasiswa yang tergabung dalam organisasi sangat siap menjadi pelopor, penerus dan pelestari nilai-nilai kejuangan generasi pendahulu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Selain menjunjung tinggi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang 1945 dan menjaga keutuhan NKRI, bersama seluruh elemen mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kedaerahan, keagamaan dan kemahasiswaan. Siap membangun semangat solidaritas, toleransi, guyub rukun, gotong royong dan tetap membawa nilai-nilai religiusitas,” serunya.

Kemudian pihaknya juga menyerukan, akan merawat dan menjaga bineka, keamanan dan kenyamanan hidup di negeri Bumi Pertiwi. Terutama mendukung perwujudan lingkungan yang aman, yang nyaman dan kondusif serta menentang segala bentuk intoleransi, radikalisme, separatisme, teror, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, meridhoi dan memudahkan usaha luhur kita untuk membangun Indonesia,” harapnya.

Adapun 16 organisasi yang terlibat, diantaranya Elemen Mahasiswa Bali, IMM Cab  Badung, Ikatan Mahasiswa Flores Timur, Forum Mahasiswa Malaka, Kolorai Muda, Keluarga Mahasiswa Timur, GMKI, PMKRI, Patriot Garda Nusantara, Putra-Putri sekolah Ajeg Bali, Putra putri kampus Ajeg Bali, Siswa Berprestasi, Gerakan Perpustakaan Anak Nusantara, KMHDI dan katan Mahasiswa dan Pemuda Nagekeo.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Gede Ganefo menjelaskan pelaksanaannya ini tetap dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Sehingga kegiatan ini difasilitasi pemeriksaan rapid tes antigen lantaran kegiatan deklarasi dilaksanakan di masa pandemi.

“Ya kita beri pelayanan rapid antigen dengan jumlah peserta yang terlibat sebanyak 30 orang ini,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengerahkan sebanyak 131 personel untuk mengamankan kegiatan deklarasi kebangsaan ini.

“Kita mengamankan kegiatan ini dan akan ditemani sampai selesai, agar tidak  ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (cr02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.