Penularan Covid-19 Masih Terjadi, Satgas Imbau Warga Denpasar Perketat Prokes  

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
dewa rai5x
Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Kendati penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar secara konsisten menurun, dan kasus sembuh meningkat, namun warga diimbau agar tetap disiplin menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes). Sebab, lonjakan kasus bisa terjadi sewaktu-waktu apabila masyarakat lalai, apalagi saat ini terjadi mutasi Covid-19 varian baru.

Imbauan itu disampaikan Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat menjelaskan perkembangan penangan Covid-19, Minggu (12/9/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, konsistensi penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar meningkatkan persentase kesembuhan. Berdasarkan data, hari ini pasien sembuh tercatat sebanyak 84 orang. Penambahan ini secara otomatis meningkatkan persentase kesembuhan pasien menjadi 93,15 persen.

“Sementara, kasus meninggal dunia bertambah 3 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 37 orang,” ujar Dewa Rai.

Masih terjadinya penularan virus Corona di masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Hal itu sekaligus menggambarkan tantangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen.

“Sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat. Kita harus terus waspada, jangan lalai dan disiplin menjalankan Prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif di Kota Denpasar mencapai 42.313  kasus, angka kesembuhan pasien mencapai angka 39.418 orang  (93,15 persen). Sedangkan pasien meninggal dunia sebanyak 1.037 orang (2,45 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.858 orang (4,39 persen).

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan Protokol Kesehatan wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan dimana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan Protokol Kesehatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan Pemkot Denpasar guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, penyekatan arus lalulintas, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun, penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil.

“Mohon kepada masyarakat untuk menjalankan Prokes secara ketat, termasuk saat berada di rumah untuk meminimalisasi klaster keluarga,” ajak Dewa Rai. (zar)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *