Tolak Demo, Elemen Mahasiswa Bali Bagi-bagi Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Elemen Mahasiswa Bali dan Polresta Denpasar membagikan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Sinergi Elemen Mahasiswa Bali dan Polresta Denpasar menggelar aksi kegiatan bakti sosial bagi-bagi sembako, Sabtu (24/07/2021). Kegiatan kali ini menyasar para pedagang kaki lima, lansia, janda dan masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kota Denpasar. Sebanyak 45 sembako telah didistribusikan dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

“Bersinergi dengan Polresta Denpasar, kami melaksanakan baksos untuk membantu dan meringankan beban warga yang terdampak dan benar-benar membutuhkan di Kota Denpasar dengan mendistribusikan 45 paket sembako,” ujar Kordinator Lapangan Aksi Baksos dari Elemen Mahasiswa Bali, Endang Hastuty Bunga.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut dikatakannya, di masa pandemi seperti saat ini sudah seharusnya semua pihak turut saling bahu-membahu membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Mari kita semua mengulurkan tangan, karena yang kita berikan akan menjadi berharga bagi yang membutuhkan,” ajaknya.

Menanggapi isu kelompok anonimus adanya gerakan revolusian, Endang menerangkan bahwa tidak perlu adanya aksi turun ke jalan dengan menggelar demonstrasi massal. Hal ini mengingat situasi saat ini yang tidak baik dan angka penyebaran Covid-19 terus melonjak tinggi.

Tentunya sebagai mahasiswa dan generasi penerus bangsa harus peka dengan kondisi masyarakat saat ini. Dimana yang dibutuhkan masyarakat adalah uluran tangan.

“Rakyat hari ini membutuhkan aksi yang nyata, tidak hanya berteriak menyuarakan suara rakyat, lalu, hak rakyat mana yang kita bela? Sedangkan banyak yang kelaparan sekarang,” tegas Endang.

Menurut Endang bahwa sah-sah saja menggelar aksi demo, namun hal tersebut justru akan menimbulkan kerumunan yang dapat memperburuk dan menambah klaster baru penyebaran Covid-19.

“Memang negara kita adalah negara demokrasi dan sah – sah saja untuk menggelar aksi demo, namun kita harus bisa menahan diri, agar bisa bersama membantu negara untuk cepat pulih,” paparnya.

Pihaknya mengungkapkan lebih baik berkontribusi dengan aksi nyata dalam membantu masyarakat dan dapat memulih perekonomian sehingga kembali normal.

“Selain beri aksi nyata dalam membantu masyarakat yang terdampak, kita juga harus tetap melindungi diri dengan situasi seperti saat ini dan tetap waspada. Tentu dengan wajib taat menerapkan Protokol Kesehatan,” tandasnya.  (cr02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.