Satgas Covid-19 Denpasar: Antisipasi Varian Omicron Wajib Waspada dan Taat Prokes

dewa rai9
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Kendati belum terdeteksi di Bali, varian baru Covid-19 Omicron tetap wajib diantisipasi dan waspada, serta tetap taat melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes). Dengan tetap disiplin Prokes dan percepatan vaksinasi merupakan benteng kuat untuk melindungi diri dari paparan Omicron.

‘’Apapun variannya, Prokes dan vaksinasi adalah benteng kuat untuk melindungi diri. Karena itu agar tidak sampai terpapar, mari tingkatkan disiplin Prokes dan vaksinasi,’’ ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Minggu (26/12/2021).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, varian Omicron sudah memasuki Indonesia. Dewa Rai menegaskan meskipun kasus Covid-19 di Kota Denpasar sudah semakin melandai, namun masyarakat diharapkan tidak lengah dan kendor terhadap penerapan Prokes.

Pihaknya mengaku Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar juga terus berupaya memaksimalkan realisasi vaksinasi, terutama pada saat ini masih berjalannya vaksinasi yang menyasar anak usia 6-11 tahun.

“Saat ini sudah mencapai 84 persen yang sudah tervaksin anak usia 6-11 tahun. Kami mengajak dalam masa libur Natal dan Tahun Baru ini masyarakat agar tetap waspada dalam menyambut tahun baru. Diharapkan juga agar tidak terlalu euforia karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikannya, masyarakat diimbau agar tetap menerapkan prokes 5 M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

‘’Terlebih muncul varian baru Omicron, dengan disiplin Prokes dan vaksinasi, kita berharap tak sampai terpapar varian baru tersebut,’’ ujar Kabag  Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Denpasar ini.

Selain itu, pihaknya mengungkapkan Pemerintah Kota Denpasar dan instansi terkait juga telah berupaya juga dalam menekan laju penyebaran virus coroma yaitu gencar dilakukannya operasi Yustisi prokes, terutama pemakaian masker dan melaksanakan penyemprotan disinfektan.

“Mari bersama sama berpartisipasi dalam mencegah penyebaran covid 19,” tandas Dewa Rai. (030)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.