Petani Bawang di Desa Trunyan Keluhkan Serangan Hewan Rusa

ladang bawang
Areal pertanian bawang di Subak Tanggun Titi, Desa Trunyan. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Petani bawang di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani mengeluh lantaran tanaman bawang mereka dirusak hewan rusa. Berbagai upaya telah dilakukan petani mengantisipasi serangan hewan mamalia tersebut.

Salah satu petani Made Nada menuturkan serangan hewan rusa dengan merusak tamanan bawang milik petani sudah berlangsung sejak lama dan puncaknya terjadi empat bulan lalu.

Bacaan Lainnya

Menurut Made Nada kawanan rusa tersebut habitat aslinya ada di atas ladangnya di kawasan hutan Gunung Abang. Dia menduga kawanan rusa turun mencari pakan dengan menyasar tanaman bawang milik petani  karena jumlah populasi rusa meningkat, sedangkan di satu sisi ketersediaan pakan di kawasan hutan mulai menyusut.

“Karena ketidakseimbangan antara jumlah populasi dengan ketersediaan makanan yang tersedia di kawasan hutan, maka banyak rusa turun mencari pakan dengan menyasar pertanian milik warga,” jelasnya, Minggu (19/5/2024).

Petani asal Banjar Cemara Landung Desa Trunyan ini mengaku sempat beberapa kali tanaman bawang miliknya di Subak Tanggun Titi dirusak kawanan rusa. ”Terakhir sebanyak 5 bendeng yakni 1 bedeng berisikan 50 batang pohon bawang mati karena bagian batang dan daun  dimakan rusa,” ujarnya.

Menghindari serangan rusa, berbagai upaya telah dilakukan petani. Diantaranya  dengan memasang jaring  dan membuat jebakan. Namun demikian hasilnya belum maksimal.

”Biasanya kawanan rusa turun cari makan pada dini hari, walaupun tanaman bawang telah dipagari dengan jaring namun tetap saja rusa berhasil masuk setelah jaring dirobek,” ungkapnya.

Sebetulnya petani berhasil menangkap rusa menggunakan jebakan, namun karena rusa dianggap sebagai hewan yang dilindungi, terpaksa kembali dilepas. Serangan hewan rusa, kata Made Nada jelas merugikan petani. Untuk itu pihaknya berharap pemerintah memberikan solusi terbaik mengatasi masalah ini. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.