Pemkot Denpasar Buka Kembali Dapur Umum Gotong-Royong Selama Pandemi Covid-19

Rapat teknis dapur umum “Gotong Royong Kota Denpasar” di Kantor Walikota Denpasar. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Mengingat pandemi Covid-19 makin meluas serta membuat segala sektor kehidupan masyarakat khususnya di Kota Denpasar mengalami keterpurukan, Pemkot Denpasar mengaktifkan kembali dapur umum Gotong-royong untuk membantu kesiapsiagaan ketahanan pangan selama pandemi. Hal itu disampaikan Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati dalam rapat teknis dapur umum “Gotong Royong Kota Denpasar” di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (29/7/2021).

Laxmy mengatakan dalam merancang pengaktifan kembali ini pelaksanaanya dilakukan secara sukarela, tolong menolong, saling peduli dan memiliki rasa persaudaraan yang merupakan landasan kuat dari “Vasudaiva Khutumbakam” atau menyama braya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut dikatakannya, bencana wabah pandemi Covid-19 yang mendera dunia sejak tahun 2020 hingga saat ini belum juga usai. Dimana, kehidupan masyarakat mengalami keterpurukan di berbagai sektor, utamanya dalam ketahanan pangan.

“Untuk membantu dalam kesiapsiagaan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, maka dibentuk dapur umum “Gotong Royong Kota Denpasar” yang berlokasi di Jaba Paon Kaliasem Denpasar. Dalam waktu dekat ini akan dilaunching secara simbolis,” jelasnya.

Laxmy juga menjelaskan, dapur umum ini akan menyediakan pangan dalam jumlah yang cukup banyak. Tentunya dengan kualitas yang baik dan hygine, bebas dari bahan-bahan yang merugikan dan dapat diterima seluruh kalangan masyarakat.

“Sehari kami rancang pembagian dua kali, yakni pagi pukul 11.00 Wita dan sore hari pukul 16.00 Wita dengan jumlah nasi rata-rata per hari seribu bungkus,” ungkapnya.

Adapun sasaran dari program ini merupakan masyarakat yang sangat membutuhkan. Terutama bagi masyarakat yang sama sekali belum mendapatkan bantuan dari sumber dana manapun.

“Dalam sasaran ini diupayakan data dari masing-masing wilayah kecamatan serta masukan dari kelompok masyarakat atau pihak lainnya yang mengetahui keberadaan masyarakat yang perlu dibantu, sehingga  dapat diketahui masyarakat yang perlu didistribusikan,” kata Laxmy.

Pihaknya menambahkan, program dapur umum “Gotong Royong Kota Denpasar” ini memberikan ruang bagi masyarakat, kelompok masyarakat, perseorangan, organisasi, perusahaan swasta, perbankan, dan BUMN atau BUMD untuk berkontribusi lewat donasi sebagai penerapan pola gotong royong.

“Masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan ini dapat menginformasikan satu atau dua hari sebelumnya, baik itu secara langsung melalui dapur umum “Gotong Royong Kota Denpasar”, melalui Tagana Dinas Sosial Kota denpasar dan melalui Bagian Kerjasama Setda Kota Denpasar. Mari kita Hadapi pandemi dengan hati,” tandasnya. (cr02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.