Pasien Covid di RSUD Klungkung Mulai Melandai: Gejala Berat Didominasi Lansia dan Warga Belum Vaksin

rsu 44444
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta meninjau kondisi pasien di RSU Klungkung, (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Kondisi pasien Covid-19 rawat inap di ruang isolasi RSUD Kabupaten Klungkung kini mulai mengalami penurunan dan sebagian besar sudah mengalami tren sembuh. Jika sebelumnya, jumlah pasien mencapai puluhan orang, Senin (7/3/2022) hanya tersisa 7 orang saja, ada penambahan 1 orang dari sebelumnya. Mayoritas pasien adalah lansia dengan gejala berat, sehingga harus dirawat intensif di ruang ICU Covid-19. Faktanya pasien lansia ini kebanyakan belum divaksin.

Hal itu ditegaskan Plt Direktur RSUD Klungkung, dr Nyoman Kesuma Senin(7/3/2022). Menurutnya penurunan jumlah pasien Covid-19 terjadi cukup signifikan sejak Hari Raya Nyepi, Kamis (3/3/2022) lalu. Yang mana, saat itu jumlah pasien sudah mencapai angka 10 orang. Kemudian jumlahnya terus menurun, hingga data pada Senin (7/3), mencapai titik terendah, yaitu 6 pasien. Jumlah itupun tidak semuanya berasal dari Kabupaten Klungkung. Mengingat 2 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Karangasem.

Bacaan Lainnya

Pasien yang masih dirawat saat ini, mayoritas merupakan lansia , menurut dr Nyoman Kesuma, Dua orang menunjukkan gejala sedang, kemudian 4 pasien lainnya bergejala berat dan dirawat di ICU Covid-19. Bahkan 2 diantaranya yang bergejala berat merupakan lansia dan belum pernah mendapatkan vaksinasi.
“Pasien yang bergejala sedang hanya dua orang. Sisanya gejala berat sehingga harus dirawat di ruang ICU,” ujarnya.

Sementara dihubungi Kadiskes Klungkung dr Ni Made Adi Swapatni sesuai laporan Covid-19 per tanggal 6 Maret pukul 15.00 , jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 5.481 orang. Yang mana, 5.261 orang sudah dinyatakan sembuh, kemudian sebanyak 40 orang masih dalam perawatan, sedangkan jumlah yang meninggal dunia, keseluruhan total sebanyak 186 orang. Dirinya berharap kasus Covid-19 di Klungkung bisa terus melandai, karena itu dirinya meminta agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan serta mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan Pemerintah. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.