Kick Off Program Enterpreneur Masuk Desa, Bupati Suwirta: Ubah Pola Pikir

bupati 22222
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan Kick Off Program Enterpreneur Masuk Desa di Balai Metulis Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan Kick Off Program Enterpreneur Masuk Desa (EMD) di Balai Metulis Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Senin (22/5). Dalam kegiatan yang digelar oleh Komunitas Kreatif Klungkung bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan tersebut, Bupati Suwirta sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam seminar yang bertema “Penguatan Enterpreneur di Desa”.

Peserta kegiatan ini Forum Perbekel se-Kecamatan Klungkung Daratan, anggota PKK, STT se-Dawan Kaler, Karang Taruna, Pokdarwis dan LPM.

Bupati Suwirta ditemui, Kamis (24/5/2023) mengatakan, Program EMD tersebut dirancang bertujuan untuk melatih dan mengedukasi masyarakat desa dalam bidang kewirausahaan dan meningkatkan kualitas SDM di desa. Khususnya generasi muda supaya bisa menuju kemandirian secara ekonomi.

Bupati Suwirta menceritakan, semua berawal dari kegiatan bedah desa dimana ditemukan banyak warga kurang mampu yang dirasa nyaman menjadi KK Miskin karena mendapatkan bantuan rutin dari pemerintah. Padahal dalam keluarga ini banyak yang memiliki fisik sehat dan muda muda.

Atas kondisi tersebut, pihaknya mencoba melalui program EMD ini bisa melahirkan Enterpreneur Desa yang bisa mengajak dan mengubah mindset warga agar mau berubah dan berusaha.

Kepada seluruh peserta Bupati Suwirta meminta supaya mengikuti secara seksama setiap tahapan dari kegiatan ini dan fokus pada satu titik untuk menjadi pengusaha. Secara terus menerus tanpa henti sehingga tujuan pun tercapai.

Kepada Dinas Ketenagakerjaan, Bupati Suwirta menugaskan supaya senantiasa mengawasi jalannya program program pemberdayaan sehingga tidak hanya selesai sampai di output, namun sampai ke outcome.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita mampu merubah mindset/pola pikir seseorang agar tidak malas dan mau berubah menuju kemandirian secara ekonomi. Merubah dari positif menjadi negatif, dari statis menjadi kreatif dan inovatif, dari yang sebelumnya konsumtif menjadi produktif dan dari seorang pecundang menjadi seorang pemenang,” ujar Bupati. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.