Hari Kedua Grand Final Piala Presiden Esport 2021 Lahirkan 4 Juara Baru

2021 12 19 08 04 32 885
2021 12 19 08 04 32 885

Peserta Grand Final Piala Presiden Esport 2021 beradu ketangkasan.

 

Bacaan Lainnya

 

DENPASAR | patrolipost.com – Hari kedua gelaran grand final Piala Presiden Esports 2021 melahirkan empat juara baru. Para pemenang berasal dari empat cabang yang telah selesai dipertandingkan hingga Sabtu (18/12/2021) malam.

Keempat cabang itu adalah Lokapala, Free Fire, MPL-Speed Chess dan eFootball PES. Di cabang Lokapala, pertandingan sengit terjadi antara Dewa United melawan VI Dronis. Sempat bermain sabar di awal laga, keduanya memutuskan bermain terbuka demi meraih kemenangan. Pada game ini, Dewa United sukses merengkuh titel jawara dengan skor kill akhir 22-6.

Salah satu anggota tim Dewa United, Rexanova menuturkan, kemenangan di ajang Piala Presiden Esports 2021 ini merupakan buah manis dari evaluasi usai bertanding di ajang PON XX Papua kemarin.

“Kami belajar banyak dari turnamen PON Papua, belajar dari pengalaman dan melakukan evaluasi yang ternyata tidak sia-sia karena hari ini kami berhasil jadi juara,” ujar Rexanova.

Meski sukses merengkuh gelar juara di game Lokapala, Dewa United tidak akan berpuas diri. Evaluasi akan tetap dilakukan guna bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang.

“Walau jadi juara, kita masih tidak puas. Jadi kita akan terus melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan kita lagi. Ke depannya masih banyak turnamen, jadi kami akan terus berusaha dan memberikan yang terbaik,” tandasnya.

Ivan Chen selaku Chief Executive Officer Anantarupa Studio berterimakasih kepada pemerintah yang telah mengakomodir developer lokal dalam gelaran Piala Presiden esports 2021. Dengan dukungan dari pemerintah yang besar ini, ia optimistis ke depannya developer dan game-game lokal akan semakin berkembang dan dikenal di panggung internasional.

“Lokapala ini masih muda, baru satu tahun. Melihat antusiasme dan dukungan yang besar ini, kami akan berusaha mengembangkan Lokapala ke kancah internasional. Rencananya, di kuartal pertama 2022, kami akan memulai publishing di Asia tenggara sehingga nanti bisa menyelenggarakan turnamen tingkat regional Asia tenggara,” jelas Ivan Chen.

Di cabang Free Fire juga telah melahirkan juara baru yakni ECHO ESPORTS keluar sebagai pemimpin klasemen akhir setelah pertarungan sengit sebanyak 10 ronde. Dalam penghitungan final, ECHO ESPORTS berhasil mengumpulkan 132 poin dan sukses mengungguli  Kings Esports (106 poin) serta EVOS Divine (98 poin).

Keseruan juga tercipta di babak final game lainnya yakni MPL Speed Chess yang mempertemukan Kosasih asal Bekasi, Jawa Barat dengan Leo Lucki dari Palu, Sulawesi Tengah. Dengan skema tiga ronde, Leo Lucki berhasil memenangkan pertandingan dengan ritme yang agak lama pada ronde 1. Di lain sisi, kehilangan poin membuat Kosasih berusaha bangkit dan akhirnya meraih kemenangan di ronde kedua. Hal ini membuat keduanya harus memainkan ronde ketiga demi mengamankan gelar juara. Di pertarungan pamungkas ini, Leo yang bermain lebih tenang tidak terpancing dengan maneuver-manuver yang dilancarkan Kosasih. Ketenangan ini membuahkan hasil yang membuat Kosasih menyerah di menit-menit akhir pertandingan.

Usai merengkuh titel juara, Leo bertutur bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari konsentrasi dan kemampuannya memperbaiki keterpurukan ketika dikalahkan Kosasih di ronde kedua.

“Saya berusaha untuk tetap fokus. Mental saya sempat naik ketika di babak pertama menang, tapi juga turun ketika kalah di babak kedua. Makanya, saya berusaha memperbaiki mental di babak ketiga hingga akhirnya bisa menang,” Leo menjelaskan.

“Bagi saya kunci kemenangan hari ini adalah doa dari orang tua, rekan-rekan kerja dan keluarga. Karena kalau dilihat dari lawan, Pak Kosasih ini lawan yang sangat stabil, dari awal sampai final. Punya serangan yang sangat tajam, dari seluruh peserta. Saya respect dan hormat kepada beliau karena sering kasih masukan,” urai Leo.

Di cabang eFootball PES, Akbar Paudie keluar menjadi kampiun dengan mengalahkan Rommy Hadiwijaya. Akbar yang turun mengandalkan skuad Juventus, menang dua game tanpa balas atas Bayern Munchen yang menjadi tim andalan Rommy.

Sekretaris Jenderal Piala Presiden Esports 2021, Matthew Airlangga mengucapkan selamat kepada para atlet yang sukses meraih titel juara. Ia berharap, kemenangan di Piala Presiden Esports 2021 ini menjadi motivasi bagi para atlet agar kelak meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

“Yang menang jangan berpuas diri, yang kalah jangan patah semangat. Semoga hal ini bisa menjadi kesempatan untuk meraih prestasi yang lebih besar lagi di masa mendatang,” tutur Matthew. (wie)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.