Geger! Anjing Gila Serang dan Gigit 7 Warga

Anjing liar yang ditenggarai menderita rabies tampak santai berkeliaran. Sebelumnya petugas kesehatan melakukan eliminasi dan vaksinasi terhadap anjing di Desa Tihingan. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Warga Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung digegerkan adanya kasus anjing positif rabies yang menyerang dan mengigit warga. Diketahui ada sekitar 7 warga desa setempat yang digigit anjing gila tersebut.

Dinas Pertanian melalui Bidang Kesehatan Hewan, saat ini tengah melakukan pencegahan penularan rabies dengan melakukan eliminasi dan vaksinasi anjing di desa setempat.

Perbekel Desa Tihingan I Wayan Sugiarta, Senin (19/4) menjelaskan, anjing itu menyerang warga, Sabtu sore (17/4). Warga sebenarnya sebelumnya mengatahui anjing tersebut jinak, tapi ketika itu prilakunya berubah. Anjing itu tiba-tiba agresif, dan menyerang siapa saja walau tidak ada yang mengusiknya.

“Anjing itu sebenarnya anjing peliharaan, tapi diliarkan oleh pemilliknya,” ujar Wayan.

Hari itu, menurut perbekel pihaknya menerima informasi ada 4 warga yang diserang. Tiga diantaranya orang dewasa dan seorang anak-anak.

“Anjing itu sangat meresahkan warga kami. Saya lalu koordinasi dengan Dinas Pertanian, karena anjing ini dari prilakunya mengarah rabies. Anjing ini juga terkesan takut cahaya matahari,” jelasnya.

Setelah berkoordinasi, sore itu juga petugas Bidang Kesehatan Hewan datang. Petugas bersama warga sempat mencari keberadaan anjing yang diketahui berwarna coklat itu. Setelah didapati, anjing itu langsung dieliminasi dan sampel otaknya langsung di cek di laboratorium.

Dinas Pertanian Klungkung baru menerima hasil pemeriksaan sampel otak anjing tersebut, Senin (19/4). Hasilnya anjing itu positif rabies.

Hasil ini membuat Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan harus bertindak cepat. Apalagi rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya jika menginfeksi manusia.Hal itu dibenarkan oleh Kadis Pertanian Klungkung, Ida Bagus Juanida, Senin (19/4)

“Dinas Kesehatan hari ini sudah turun untuk lakukan penelusuran, terkait warga yang sempat tergigit untuk dapat diberikan vaksin anti rabies,” ujar Ida Bagus Juanida.

Terkait kejadian tersebut tampak petugas kesehatan hewan, juga melakukan eliminasi terhadap anjing liar yang diduga sempat kontak dengan anjing rabies itu.

” Apalagi informasi warga, anjing rabies itu sempat menggigit anjing liar lainnya. Ini yang kami antisipasi, agar virus ini tidak menyebar secara luas,” pungkasnya. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.