Tembok Penyengker Pasar Hewan Kayuambua Ambrol

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
tembok penyengker
Kondisi tembok penyengker Pasar Hewan Kayuambua yang ambrol. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Hujan lebat yang menguyur wilayah Bangli mengakibatkan tembok penyengker Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli ambrol, Selasa (2/11/2021) sekira pukul 15.00 Wita. Panjang tembok penyengker yang ambrol sepanjang hampir 15 meter. Menunggu proses perbaikan  petugas  akan  melakukan pembersihan material longsor.

Koordinator  Pasar Hewan Kayuambua, I Nengah Degdeg mengatakan hujan lebat  menyebabkan tembok penyengker di sebelah timur ambrol. Penyebab ambrolnya tembok sepanjang 15 meter tersebut karena air mengikis pondasi tembok penyengker.

Bacaan Lainnya

”Kejadiannya sudah kami laporkan ke pimpinan,  mengantisipasi terkikisnya  tanah, penanggulangan secara darurat  telah kami lakukan dengan melibatkan seluruh petugas Pasar Hewan,” ujarnya, Rabu (3/11/2021).

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma saat dikonfirmasi membenarkan  ambrolnya tembok penyengker pasar hewan Kayuambua. Panjang tembok yang ambrol sekitar 15 meter dan telah dilakukan penanganan secara darurat.

”Material  tembok yang ambrol bersihkan  dan selanjutnya akan dijadikan pondasi sementara, sehingga  tanah  tidak terkikis air saat hujan,” jelasnya.

Disinggung terkait perbaikan, kata Wayan Sarma  tentu akan jadi skala prioritas penanganan, namun demikian perbaikan baru bisa dilakukan tahun depan, karena untuk anggaran  di tahun 2021 sudah diplot untuk kegiatan lain.

Sementara untuk pembangunan sarana prasarana pasar hewan Kayuambua  pada APBD Perubahan 2021 diplot anggaran Rp 319.500.000. Setelah proses tender kegiatan dimenangkan oleh CV Mitra Karya Sejati dengan nilai kontrak Rp 229.997.048. Kegiatan meliputi perbaikan dermaga, toilet dan pembuatan papan nama.

”Dengan dilakukan rehabilitasi pasar hewan tentu akan berdampak pada peningkatan pendapatan, beberapa fasilitas di pasar hewan saat ini kondisi rusak,” sebutnya. (750) 

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *