Vaksinasi Booster di Bali Dipercepat Tunjang Pembukaan Pariwisata Internasional

vaksin boster bali
Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau vaksinasi booster di tiga kabupaten, Karangasem, Bangli, dan Klungkung. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Pemerintah Provinsi Bali menggenjot pelaksanaan vaksinasi booster dengan target capaian 30 persen untuk jangka waktu hingga 4 hari kedepan. Menurut data, vaksinasi booster baru mencapai 20,78 persen.

“Untuk itu, kami meninjau pelaksanaan vaksinasi booster ini untuk memastikan agar vaksinasi booster di Kabupaten Klungkung, Bangli, dan Karangasem berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target,” kata Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (7/3/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut Gubernur Koster, target 30 persen vaksin ini untuk menunjang pembukaan pariwisata internasional, terutama mendukung kebijakan kunjungan wisatawan mancanegara tanpa karantina dan menggunakan Visa on Arrival (VoA) yang dimulai 7 Maret 2022.

“Ini adalah komitmen Kita di Bali, untuk secara bersama-sama dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Bali, Polri, TNI, Walikota, Bupati, Camat, Perbekel, hingga Bendesa Adat dan jajarannya dengan melaksanakan vaksinasi secara serentak serta berbasis Banjar/Desa guna mempercepat pemulihan pariwisata dan ekonomi di Bali,” jelas Koster.

Vaksinasi booster dilakukan dengan menyasar masyarakat umum, lansia, dan anak-anak SMA/SMK yang berusia 18 tahun ke atas. Gubernur Kpster juga menyampaikan, apabila ada di kota/kabupaten kekurangan tenaga vaksinator, diharapkan walikota/bupati segera meminta support tenaga vaksinator dari provinsi dan Kepolisian.

Sementara itu, target vaksinasi di Kabupaten Klungkung sebanyak 600 orang. Bangli mencapai 29.000 orang atau masih kurang 9 persen dari 30 persen yang ditargetkan.

Sedangkan di Kabupaten Karangasem tercatat capaian vaksinasi booster masih rendah, yakni baru 7 persen atau diangka 20 ribuan dari target 100 ribu orang. Atas kondisi ini, Gubernur Bali langsung melakukan koordinasi dengan Bupati Karangasem agar capaian vaksinasi untuk 80 ribu orang bisa tercapai dengan menyasar 78 titik desa dengan target 200 orang perhari bisa divaksin.

“Saya minta Pak Bupati bisa menyelesaikan target 30 persen vaksinasi boosternya. Dengan sistem vaksinasi berbasis desa dan kerja keras Bupati dan jajaran, saya meyakini jumlah minimum tersebut bisa tercapai,” ucapnya. (pp03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.