Telan Anggaran Rp 13 M, Pemkab Bangli Bangun Sentral IKM Kopi di Desa Catur Kintamani

kadisperindag
Kadisperindag Bangli, I Wayan Gunawan. (dok)

BANGLI | patrolipost.com – Kementerian Perindustrian lewat program pengembangan industri kecil menengah (IKM) akan menggelotorkan anggaran sekitar Rp 13 miliar untuk pembangunan sentra IKM  kopi di Desa Catur Kintamani. Proses pengalokasian anggaran di pusat masuk tahap finalisasi rencana kerja.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Bangli, I Wayan Gunawan mengatakan pemerintah pusat lewat  Kementerian Perindustrian mengalokasikan anggaran DAK  pada  tahun 2023  sebesar Rp 13 miliar untuk pembangunan sentra IKM  kopi di Desa Catur.

Bacaan Lainnya

”Tahapan masuk finasilasai rencana kerja (RK) di kementerian, besok akan dilakukan pertemuan via virtual membahas persyaratan-persyaratan dokumen yang harus dibawa ke kementerian,” ujar Wayan Gunawan, Rabu (16/11/2022).

Lanjut Wayan Gunawan, dari anggaran Rp sekitar 13 miliar pemanfaatnya untuk kegiatan fisik sebesar Rp 6,5 miliar dan kegiatan non fisik sebesar Rp 3,5 miliar serta pengadaan mesin pengolahan sebesar Rp 3 miliar.

”Untuk lokasi memanfaatkan lahan seluas 30 are milik Pemkab yang berdekatan dengan gedung Balai Penyuluhan Pertanian,” sebut Kadis asal Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku ini.

Menurut Wayan Gunawan selama ini kopi jenis arabika belum ditata kelola secara optimlal. Dengan adanya sentra kopi ini para petani akan dilindungi, sebab tata kelola mulai hulu sampai hilir. Para pelaku  IKM nantinya bisa membawa kopi untuk diolah.

”Tidak hanya sebatas pengolahan juga difasilitasi untuk pengepakan dan pemasaran,” jelas Wayan Gunawan.

Untuk pengelola sentra IKM kopi nantinya di bawah Unit Pelayanan Teknis (UPT). Para tenaga yang akan ditempatkan di sentra IKM kopi akan mengikuti pelatihan terlebih dahulu.

Dipilihnya Desa Catur untuk lokasi sentra IKM kopi karena selain terserdianya lahan  yang nota bene milik Pemkab Bangli juga ada sejumlah IKM kopi di sekitar desa Catur.

”Desa Catur masuk wilayah Indikasi Geografis Kopi dari Kemenkumham,” sebutnya.

Disinggung untuk proses pembangunan, kata Wayan Gunawan untuk kegiatan fisik mudah-mudahan di bulan Desember ini sudah masuk tahap tender, sehingga awal tahun 2023 pengerjaan sudah bisa terlaksana.

”Ke depannya dengan dibangunnya sentra IKM kopi akan menjadi destinasi pariwisata baru di Bangli,” harap Wayan Gunawan. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.