Sat Narkoba Polres Klungkung Buru Pengedar Narkoba di Nusa Penida

kapolres klungkung akbp nengah sadiarta 444444
Kapolres Klungkung, AKBP Nengah Sadiarta. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Diawal tahun 2023 ini, pihak Kepolisian dari Sat Narkoba Polres Klungkung, sedang berusaha serius menyikapi peredaran gelap narkoba di Nusa Penida. Tekad pihak kepolisian ini setelah melihat pemetaan terbaru peredaran narkoba di Klungkung, dicurigai banyak mengambil pasar Warga Negara Asing (WNA). Namun, diakui membongkar jaringan peredaran narkoba di Nusa Penida cukup sulit, karena dipengaruhi banyak faktor, seperti kondisi geografis.

Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta, dihubungi mengatakan pihaknya sudah menegaskan ada target khusus. Namun, diakui tingkat kesulitannya cukup tinggi. Melihat persoalan ini, pihak kepolisian kemudian sudah melakukan evaluasi. Mulai mengumpulkan informasi baru dan mencoba metode baru memburu pengedar narkoba pasar Nusa Penida. Cara ini pun dinilai efektif, sehingga berhasil mengungkap sejumlah kasus di Nusa Penida sebagai langkah awal, baru-baru ini.

“Kendalanya, kondisi geografis, karena wilayah kepulauan, sebagian besar petugas kepolisian juga sudah dipantau para pelaku. Pengenalan wilayah anggota yang baru juga belum optimal,” katanya.

Kapolres menegaskan, pasar narkoba di Nusa Penida lewat pemetaan ini masih dipelajari lebih detail. Dari hasil pemetaan itu, sementara yang masih para pemainnya, ditemukan adalah masih pemain lokal. Sementara untuk pasar WNA masih harus didalami dan dikembangkan, karena diakui sangat sulit menembusnya. “Sangat sulit mengendus pasar WNA ini. Kami baru tiba di Nusa Penida saja, para pemainnya langsung diarap. Tentu kami harus memikirkan banyak cara untuk mengatasi ini,” sambung Kasat Res Narkoba Polres Klungkung, AKP Ketut Wiwin Wirahadi.

Sebagai upaya pencegahan, selain tindakan refresif, kapolres menegaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan BNNK Klungkung. Lewat kerjasama kedua lembaga ini, nanti akan dipolakan dari upaya-upaya assesment, sebagai upaya untuk mendapatkan data/informasi dari proses yang sudah berjalan selama ini. Selain itu, kegiatan-kegiatan preemtif, seperti Jumat Mesadu hingga Polisi go to School juga akan digiatkan di Nusa Penida, untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba.

“Kegiatn preventif, seperti patroli juga tetap digelar secara rutin, untuk mempersimpit ruang gerak para pelaku. Jadi, seluruh upaya, baik itu preemtif, preventif dan refresif, akan kami maksimalkan di Nusa Penida,” tegas AKBP Nengah Sadiarta. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.