Pemprov Bali Hadir, Serahkan Bantuan untuk Tiga Krama Bangli yang Kurang Mampu

bali hadir
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra dan Perangkat Daerah Pemprov Bali menyalurkan bantuan kepada tiga keluarga kurang mampu di wilayah Kabupaten Bangli. (Ist)

BANGLI |  patrolipost.com – Setelah sebelumnya turun ke Kabupaten Buleleng dan Karangasem, program ‘Pemprov Bali Hadir’ melanjutkan kegiatan penyerahan bantuan kepada tiga keluarga kurang mampu di wilayah Kabupaten Bangli, Senin (15/4/2024).

Bantuan yang disalurkan merupakan aksi ‘Ngrombo’ pegawai Pemerintah Provinsi Bali yakni, Dinas Kesehatan, RS Bali Mandara, RS Mata Bali Mandara, RS Jiwa dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Bantuan ini dialokasikan untuk bedah dan rehab rumah, bantuan pendidikan serta paket sembako.

Bacaan Lainnya

Sekertaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memberikan bantuan uang tunai untuk membangun rumah dan membeli kelengkapan seperti tempat tidur dan lainnya kepada Pekak Nyoman Sayang yang berlokasi di Banjar Sukawana, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Bersama sang istri dan dua putranya, Pekak Sayang menempati rumah tak layak huni berlantai tanah dengan tiang penyangga miring. Untuk melindungi dari hujan, atap yang sudah bolong di beberapa bagian ditutup dengan terpal. Dengan penerangan seadanya, keluarga Pekak Sayang tidur menyatu dengan dapur.

Selain biaya bedah rumah beserta  kelengkapannya, Pekak yang memiliki sembilan anak itu juga menerima bantuan sembako berupa beras, minyak goreng dan telur.

Selanjutnya, di Banjar Kuum, Desa Sukawana, ‘Pemprov Bali Hadir’ menyerahkan bantuan perbaikan rumah kepada keluarga Kadek Ginawan. Kadek Ginawan beserta istri dan dua anaknya menempati rumah tidak layak huni berbahan anyaman bambu beratapkan asbes yang telah berlubang di beberapa bagian.

Selain itu, diberikan pula bantuan biaya pendidikan kepada kedua anak Kadek Ginawan serta bantuan sembako.

Program ‘Pemprov Bali Hadir’ mengakhiri kegiatan di kediaman Ni Made Kayun yang berlokasi di Banjar Penaga, Desa Landih. Made Kayun yang telah ditinggal suami menerima bantuan rehab rumah serta bantuan sembako berupa beras dan dana pendidikan untuk putrinya yang masih bersekolah.

Sekda Dewa Made Indra menyampaikan bahwa penyaluran bantuan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Mengingat pondasi rumah Nyoman Kayun dinilai masih kokoh, maka bantuan diarahkan untuk merehab bagian atas bangunan.

Pada bagian lain, Sekda Dewa Indra kembali menggugah rasa kepedulian seluruh komponen terhadap krama kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan.

“Saya berharap, semua pihak bergandengan tangan untuk menuntaskan persoalan sosial yang masih dihadapi sebagian krama Bali,” kata Dewa Indra.

Ia juga berharap aparat desa yang mengetahui kondisi di lapangan proaktif, sehingga seluruh warganya yang kurang mampu masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kalau sudah masuk DTKS, mereka akan rutin menerima bantuan,” jelasnya.

Ia juga berharap agar semua pihak mengedepankan semangat bahu-membahu dan mengabaikan ego dalam membantu warga. (pp03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.