Pada Hari Kebangkitan Yesus, Para Murid Malah Diminta Hijrah ke Galilea, Ada Apa?

danau galilea
Ilustrasi saat Yesus menampakkan diri-Nya kepada para murid di Danau Galilea. (net)

RUTENG | patrolipost.com – Paskah yang dirayakan setiap tahun merupakan perayaan mengenang wafat dan kebangkitan Yesus. Kebangkitan Yesus pada paskah 2024 dirayakan pada Minggu (31/3/2024).

Dalam Injil Mateus 28:8-15, dikisahkan saat bangkit, Yesus bertemu dengan beberapa perempuan yang menengok kubur-Nya. Bukannya langsung menemui para Murid-Nya, Yesus malah meminta mereka untuk pergi ke Galilea agar bisa melihat-Nya.

Bacaan Lainnya

“Katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku,” demikian kata Yesus kepada mereka yang menengok kubur-Nya.

Lalu, mengapa harus ke Galilea untuk melihat Yesus yang bangkit? Sepintas, hal ini terkesan bahwa Yesus sedang mempersulit para Murid-Nya. Kegundahan karena baru kehilangan pemimpin ditambah suruhan untuk melakukan perjalanan panjang tentunya akan membuat para Murid berpikir dua kali. Belum lagi keraguan apakah Yesus yang sudah mati benar-benar akan bertemu mereka di Galilea.

Pastor yang memimpin Misa minggu paskah di Paroki St Fransiskus Asisi, Karot, Langke Rembong menjelaskan, suruhan membali ke Galilea diartikan sebagai suruhan untuk kembali ke awal.

“Permintaan kembali ke Galilea merupakan  permintaan Yesus untuk kembali ke awal. Yesus merekrut para Murid-Nya kebanyakan di Galilea, tepatnya di Danau Galilea saat mereka menjala ikan,” ungkap pastor tersebut.

Menurut kisah dalam Alkitab, kebanyakan dari para murid Yesus adalah nelayan asli Galilea yang sehari-harinya bekerja menjala ikan. Galilea adalah awal cinta dan kesetiaan para murid Yesus untuk mengikuti-Nya. Ajakan Yesus untuk mengikuti-Nya tidak seindah iklan dan propaganda para sales yang menjual produk tertentu. Dia hanya mengucapkan satu kalimat singkat yang langsung membuat para murid mengikuti Dia.

“Mari, ikutilah Aku,” demikian ajakan Yesus saat melihat mereka saat menjala ikan.

Kembali ke Galilea membuat para murid tetap setia kepada Yesus. Mereka pertama kali diajak saat di Danau Galilea dan melihat Yesus yang bangkit juga di Danau Galilea.

Keraguan para murid pada Yesus berubah menjadi cinta dan kesetiaan ketika Yesus yang telah wafat menampakkan diri-Nya kepada mereka di tempat pertama mereka direkrut, Danau Galilea.

Bagi pengikut Yesus zaman ini, kembali ke Galilea berarti kembali ke pengaturan awal. Jika sudah berbuat dosa, kembali ke awalnya melalui sesal dan tobat. Jika selama ini dalam kehidupan keluarga kurang harmonis dan banyak berselingkuh misalnya, cara kembali ke awalnya adalah mengingat kembali pada moment jatuh cinta  dahulu sehingga cinta kembali penuh kepada pasangan. (pp04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.