Ngeri! Para Pemuda Nongkrong Bawa Celurit dan Pedang, Terungkap Alasaannya

Kapolsek Palmerah, Kompol Supriyanto
Petugas mengamankan para pelaku bersama sejumlah barang bukti senjata tajam dengan berbagai jenis.(ils/net)

JAKARTA | patrolipost.com – Ngeri! seperti inikah suasana di Pulogadung, Jakarta. Untuk nongkrong saja, pemudanya membawa-bawa senjata tajam. Mengaku untuk menjaga diri jika ada serangan lawan, menjadi alasan sejumlah pemuda nongkrong di pinggir jalan sambil membawa celurit dan pedang.

Sedikitnya tujuh pemuda yang diciduk polisi, lantaran kedapatan membawa senjata tajam saat nongkrong di Jalan Metro Jaya I.

Tujuh remaja diduga berniat tawuran memasuki ruang Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Timur usai penangkapan oleh petugas Raimas di Jalan Metro Jaya I, Pulogadung, Senin (1/5/2020) malam.

Barang bukti senjata tajam ditemukan tidak jauh dari lokasi ketujuh pemuda yang diamankan polisi.

“Kalau saya mau nongkrong aja pak di sini. Iya pak saya tahu temen saya ini bawa celurit buat ngelindungin diri kalau ada serangan,” ujar satu remaja yang ditangkap petugas.

Ketujuh remaja itu selanjutnya digelandang menuju Mapolrestro Jakarta Timur untuk
mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penangkapan remaja yang sedang berkumpul di Jalan Metro Jaya I sekitar pukul 20.00 WIB itu atas penemuan sejumlah senjata tajam yang mereka bawa.

Senjata tajam yang dijadikan barang bukti oleh Kepolisian di antaranya tiga celurit dan satu pedang. Petugas memeriksa barang bawaan serta bagasi motor milik remaja tersebut.

Sebelumnya, satu kelompok geng motor bersenjata tajam lengkap berkumpul di kolong jembatan layang Slipi Jaya.

Belasan pemuda tersebut tertangkap basah membawa senjata tajam di tengah malam, diduga akan tawuran dengan kelompok lainnya.

Saat Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat bersama Unit Reserse Kriminal Polsek Palmerah Jakarta Barat, bersenjata lengkap laras panjang menghampiri anggota geng tersebut, mereka lari kocar-kacir.

“Pada saat kita lakukan pemeriksaan, sebagian ada yang melarikan diri. Kemudian kita geledah dan ternyata kita menemukan delapan senjata tajam berbagai jenis dan bermacam bentuk,” kata Kapolsek Palmerah, Kompol Supriyanto.

Kompol Supriyanto menjelaskan, belasan pemuda tersebut ditemukan saat patroli wilayah di bawah pimpin Kanit Reskrim AKP Ali Barokah.

“Pada saat kita lakukan pemeriksaan, sebagian ada yang melarikan diri. Kemudian kita geledah dan ternyata kita menemukan delapan senjata tajam berbagai jenis dan bermacam bentuk,” kata Supriyanto.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terhadap dua belas pemuda yang diamankan tersebut.

Kasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Agus Rizal mengatakan, dalam peristiwa itu ada 12 orang ditangkap.

“Kita amankan dua belas orang yang diduga hendak tawuran ataupun aksi kejahatan lain dan sudah diserahkan ke Mapolsek Palmerah untuk ditindak lanjuti,” kata Agus.(305/prc)

Pos terkait