Mobil Pengangkut BBM Milik PLN Nusa Penida Terbakar

mobil terbakar 555555
Mobil pick up pengangkut bahan bakar minyak milik PLN Nusa Penida terbakar, Jumat (24/3) pukul 14.35 Wita. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Mobil pick up pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik PLN Nusa Penida di Banjar Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, terbakar Jumat (24/3) pukul 14.35 Wita.

Penyebab terbakarnya mobil pick up tersebut akibat tetesan sisa BBM yang menetes ke mesin mobil yang saat itu dalam keadaan panas sehingga menimbulkan api dan membakar mobil. Tidak ada korban jiwa, namun pemilik perusahaan PLN mengalami kerugian sekitar Rp 120 juta.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ida Bagus Putra Sumerta membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya berdasarkan keterangan saksi mata,

I Ketut Gede Busana, Komang Widanta dan Nyoman Tantra yang ketiganya berasal dari Banjar kutampi, Desa Kutampi Kaler. Pada pukul 09.00 Wita ketiga saksi melaksanakan pengisian BBM jenis solar ke Jenset mobilling yang tersebar di gardu PLN dengan menggunakan mobil pick up Suzuki Carry No. Pol DK 8377 HC yang dikemudikan oleh saksi I Ketut Gede Busana dengan mengangkut 5 drum penyimpanan BBM dan 5 jerigen.

Setelah selesai pengisian sekitar pukul 14.35 Wita, ketiga saksi tiba Kantor PLN Nusa Penida dan melihat api sudah membakar drum yang berada di bak mobil, seketika itu juga ketiga saksi keluar dari mobil, berusaha memadamkan api dan berteriak meminta pertolongan.

“Api dapat dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wita dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) milik PLN dan mobil pemadam kebakaran,” ujar Ida Bagus Putra Sumerta.

Penyebab kebakaran saat ini masih belum bisa dipastikan namun menurut keterangan saksi kebakaran diperkirakan akibat tetesan sisa BBM yang menetes ke mesin mobil yang saat itu dalam keadaan panas sehingga menimbulkan api dan membakar mobil.

“Kebakaran ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian kurang lebih sekitar Rp 120 juta,” pungkasnya. (855)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.