Membangun dari Titik Ungkit, Bupati Paparkan Potensi Klungkung

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didaulat menjadi narasumber pada Travel Expo Aplikasi Manajemen MBP 2021 Diploma IV Manajemen Bisnis Perjalanan Politeknik Pariwisata Bali. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didaulat menjadi narasumber pada Travel Expo Aplikasi Manajemen MBP 2021 Diploma IV Manajemen Bisnis Perjalanan Politeknik Pariwisata Bali. Kegiatan mengusung tema “Protocol” Professional Online Travel Expo and Collaboration berlangsung di Gedung Wdyatula MICE Politeknik Pariwisata Bali, Nusa Dua, Bali, Jumat (7/5/2021).

Bupati Suwirta dalam paparannya mengatakan, percepatan pembangunan Nusa Penida merupakan implementasi dari kedudukan strategis Nusa Penida dalam konstelasi geopolitik, ekologi dan ekonomi regional dan nasional. Dimana Kepulauan Nusa Penida memiliki keunggulan potensi sebagai modal dasar akselerasi pembangunan untuk memperkuat daya saing daerah. Keunggulan komparatif yang dimiliki sebagai basis pembangunan ekonomi sumberdaya maritim, kelautan dan perikanan, pariwisata, pertanian lahan kering, peternakan dan industri kreatif perlu dikelola secara optimal untuk menjadikannya unggul secara kompetitif bagi peningkatan perekonomian wilayah dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan ini adalah pembangunan berkelanjutan, siapa pun pemimpinnya nanti harus melanjutkan pembangunan ini. Jangan sudah bilang ke Bali kalau belum ke Nusa Penida,” ujar Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Lebih lanjut Pariwisa Nusa Penida menyandang status terbaik posisi pertama untuk destinasi Backpacker terbaik di Dunia. Pantai Kelingking sebagai pantai paling cantik di Asia Dive Travel Award 2020. Wonderfull Indonesia Award 2018 Peringkat Kedua dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2016 dalam kategori berselancar dan tempat menyelam terpopuler. Penghargaan Destinasi populer di Dunia tahun 2020.

Sedangkan untuk meningkatkan tata kelola ekonomi daerah, upaya ini dilakukan dengan membenahi sistem tata kelola ekonomi daerah guna memperkuat instrumen manajemen pembangunan ekonomi, dengan meningkatkan akses dan kualitas infrastruktur diprioritaskan pada upaya untuk memperkuat konektivitas inter wilayah dan konektivitas antar wilayah Klungkung.

“Sinergisme pembangunan kawasan perdesaan yang semakin kuat guna membangkitkan usaha-usaha ekonomi produktif khususnya bagi pelaku koperasi dan UMKM berbasis pada pendayagunaan keunggulan sumber daya lokal,” imbuhnya. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.