Mantan Kasatpol PP, Putu Suarta Kembali Nakhodai PHDI Klungkung

ketua phdi 33zzzzz
Putu Suarta kembali pimpin Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klungkung. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Mantan Kasatpol PP Klungkung, Putu Suarta kembali terpilih sebagai Ketua PHDI Klungkung masa bakti 2024-2029. Ketua PHDI Klungkung periode 2019-2024 ini kembali didapuk nakhodai PHDI setelah terpilih secara aklamasi melalui Lokasabha V di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya.

Menurut Putu Suarta setelah dirinya terpilih kembali, menyatakan akan kembali fokus pada program kerja ke depan, untuk membantu umat Hindu dengan menyelenggarakan upacara yang bersifat massal, sesuai dengan kebutuhan umat.

Suarta terpilih kembali setelah delapan tahun memimpin PHDI Klungkung. Dimulai pada tahun 2014 sebagai pengganti antar waktu, kemudian terpilih kembali sebagai ketua dalam pengurus masa bakti 2019-2024. Kesan baik atas kinerjanya yang dinilai telah banyak membantu umat, membuat pihaknya kembali terpilih untuk masa bakti 2024-2029.

“Program kerja ke depan, yang paling utama, tentu kembali menginisiasi berbagai upacara yang bersifat massal. Itu sudah sangat dirasakan oleh umat Hindu. Itu merupakan program unggulan,” kata Suarta melalui sambungan WA.

Dia menambahkan peran PHDI Klungkung agar kepentingan umat tetap dapat terakomodir, tanpa mengurangi makna, sesuai dengan sradha. Pihaknya menegaskan akan tetap berupaya setiap tahun untuk konsen terkait program unggulan itu, terlebih antusias umat sejauh ini sangat tinggi.

“Bahkan, sejak saat ini sudah ada titip nama untuk diikutkan upacara massal, seperti sapuh leger dan upacara bersifat massal lainnya. Kami akan tetap berupaya, untuk membantu umat,” tegasnya.

Putu Suarta lahir di Kabupaten Klungkung, 31 Desember 1961. Dia merupakan mantan birokrat yang bekerja sebagai ASN sejak 1988 sampai 2022. Terakhir, dia pernah menjabat sebagai Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung. Selepas pensiun, dia sempat mencoba peruntungan menjadi Caleg DPRD Klungkung dapil Kecamatan Klungkung dari PDIP tahun 2024, namun belum berhasil.

“Kami di Hindu tantangannya saat ini cukup berat, baik secara eksternal maupun internal. Secara eksternal berpacu dengan perkembangan dunia terkait SDM. Secara internal juga masih ada riak-riak yang harus diselesaikan. Sehingga ke depan, tetap harus mampu menguatkan sradha kita sendiri,” pungkasnya.

Lokasabha V PHDI Klungkung tahun ini digelar dengan tema : “Amayu Hayuning Bhawana, Ambrasta Dur Angkara”, yang berarti Menciptakan Keindahan dan Kedamaian Dunia Tanpa Ego.

Ketua Panitia Lokasabha V PHDI Klungkung, Gede Lana Saputra, menjelaskan tujuan Lokasabha V ini untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban Pengurus PHDI Klungkung periode 2019-2024. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang pemilihan pengurus PHDI Klungkung masa bakti 2024-2029. Sebagai organisasi sosial yang berlandaskan bhakti tulus ikhlas, PHDI dituntut untuk mampu memilih pengurus yang dapat memberikan pelayanan kepada umat Hindu di Kabupaten Klungkung serta melaksanakan program kegiatan yang bertujuan memberikan pelayanan bagi seluruh umat Hindu. (855)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.