Luar Biasa!!! Sepuluh Desa di Bangli Tidak Terdampak Covid-19

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa (dok).

BANGLI | patrolipost.com – Dari 68 desa dan 4 kelurahan di Kabupaten Bangli, sebanyak 10 desa tidak terdampak Covid-19. Pencegahan penularan Covid-19 dilakukan dengan membatasi interaksi dengan warga luar sampai membangun pos jaga di batas desa.  

“Dari 68 desa dan 4 kelurahan sebanyak 10 desa yang tidak terdampak Covid-19,” ujar Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Minggu (3/1/2021). 

Bacaan Lainnya

Ke-10 desa yang tidak terdampak virus Corona yakni Desa Banua, Batur Utara, Bayung Cerik, Belandingan, Binyan, Gunungbau, Katung, Kutuh, Lembean dan Desa Mengani.

Wayan Dirgayusa mengatakan, 10 desa ini tidak terdampak Covid-19, tentu ada upaya-upaya pencegahan yang dilakukan. Menurutnya, rata-rata desa tersebut melakukan pengendalian interaksi dengan penduduk luar. Dibangunnya pos – pos jaga di perbatasan desa. Sedangkan untuk warga desa yang ada di luar, disarankan untuk tetap di rantau.

Di sisi lain, salah satu desa yang tidak terdampak Covid-19 yakni Desa Kutuh. Perbekel Desa Kutuh, Wayan Pasek mengatakan, jika aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa. Tidak ada menutup akses atau kegiatan masyarakat. 

Wayan Pasek menyebutkan, warga Desa Kutuh banyak yang kerja di luar daerah, bahkan di luar negeri. ”Mereka bisa pulang, namun untuk Protokol Kesehatan tetap dijalankan dengan ketat,” tegasnya.

Sementara itu Wayan Dirgayusa menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bangli menyiapkan anggaran Rp 63 miliar untuk penanganan Covid-19 tahun 2021. Dengan ketersedian anggaran sebanyak itu diharapkan nantinya penanganan Covid bisa berjalan dengan baik.

“Anggaran tersebut untuk penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan penyediaan jaring sosial,” tukasnya. (750)

Pos terkait