Listrik Masuk di Pedesaan Elar Selatan, Tanda Pembangunan di Matim Semakin Merata

listrik desa
Bupati Agas resmikan Listrik Masuk Desa di SDI Lewurla, Desa Wae Rasan Kecamatan Elar Selatan, Matim. (ist)

BORONG | patrolipost.com – Kecamatan Elar dan Elar Selatan di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) merupakan dua kecamatan yang selama ini dianggap sebagai ‘anak tiri’ dalam hal pembangunan. Namun julukan ‘anak tiri’ sudah semakin hilang dengan masuknya listrik di pedesaan di dua kecamatan tersebut.

Salah satu desa yang baru menikmati listrik PLN adalah Desa Wae Rasan, Kecamatan Elar Selatan. Peresmian listrik secara simbolis dilakukan Bupati Manggarai Timur  Agas Andreas SH MHum didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Matim Theresia Wisang Agas di SDI Lewurla, Desa Wae Rasan Kecamatan Elar Selatan, Senin (19/12/2022).

Bacaan Lainnya

Bupati Agas dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT PLN yang telah mewujudkan mimpi masyarakat Elar Selatan.

“Elar dan Elar Selatan sering dikatakan sebagai anak tiri dalam pembangunan di Manggarai Timur. Dengan adanya listrik yang hari ini resmi dinyalakan anggapan itu seharusnya tidak ada lagi.  Tahun 2022 ini selain listrik, Elar Selatan khususnya Wae Rasan juga sudah menikmati jalan hotmix dan air minum bersih yang masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

Bupati Agas melanjutkan,  tidak ada istilah anak tiri dalam pembangunan. Pemerintah dalam hal ini Pemkab Manggarai Timur dengan keterbatasan anggaran dan sumber daya telah berusaha maksimal untuk pemerataan  pembangunan.

“Semua sudah direncanakan, tinggal tunggu waktu saja untuk dijalankan. Berharap tidak ada lagi halangan seperti Covid-19 yang selama 2 tahun ini membuat pembangunan seperti jalan di tempat,” imbuhnya.

Selain itu Bupati Agas juga menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan negara.

“Listrik ini adalah salah satu bentuk investasi pemerintah untuk masyarakat. Ini harus benar-benar dimanfaatkan. Sudah ada listrik, pasang dan sambung ke dalam rumah melalui jalur yang resmi. Jangan mengambil listrik dari tetangga,” lanjutnya.

Bupati Agas juga meminta koperasi-koperasi yang ada untuk membantu masyarakat sehingga semua rumah bisa terang.

“Beri kemudahan kredit untuk biaya pemasangan listrik, setelah pasang meteran baru uang dicairkan dan langsung bayarkan ke vendor. Saya juga  berharap akan ada geliat ekonomi, dengan adanya listrik ini semoga juga akan lahir usaha-usaha batu untuk peningkatan ekonomi  keluarga,” harap Bupati Agas.

Diketahui, Desa Wae Rasan merupakan desa paling Timur di wilayah Kabupaten Manggarai Timur dan berbatasan dengan Kabupaten Ngada.  Target Pemkab Manggarai Timur akan terang pada 2023 dan sampai akhir 2022 ini tersisa 40 desa yang belum dialiri listrik.

Di Kecamatan Elar Selatan tersisa 9 desa dari 13  desa yang belum dialari listrik dan diupayakan akan terang pada 2023. Pembangunan infrastruktur jalan dan air minum juga sedang dan akan berlangsung pada tahun 2023 di wilayah Kecamatan Elar dan Elar Selatan.

General Manager PT PLN UIW NTT, Fintje Lumembang menyampaikan bahwa listrik di Desa Wae Rasan ini semoga bisa menjadi kado Natal yang membawa kebahagiaan untuk masyarakat.

“Semoga kadonya bisa membawa kebahagiaan dalam merayakan Natal. Kami berharap kita bisa menjaga aset ini, salah satu caranya adalah dengan memotong  atau memangkas pohon dan tanaman yang bisa mengganggu aliran listrik,” jelasnya.

Kepala Sekolah SDI Lewurla mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Matim dan PLN.

“Masyarakat Wae Rasan merasa terangkat harkat dan martabatnya dengan kehadiran listrik dan pembangunan lain di wilayah kami. Setelah sekian lama akhirnya kami bisa menikmati pembangunan ini dan kami sangat berterima kasih untuk Pemda yang membuka akses ini dan PT PLN yang menyediakan listrik. Dengan adanya listrik ini maka sangat membantu kami menjalankan sistem pendidikan sesuai dengan ketentuan terbaru dari Kementerian,” ungkapnya.

Turut hadir pada kesempatan ini adalah General Manager PT PLN UIW NTT, Fintje Lumembang bersama jajaran, Camat Elar Selatan, para Kepala Desa se Kecamatan Elar Selatan dan masyarakat Desa Wae Rasan. (pp04)

Pos terkait