Lantik Pengurus Baru, SMSI Ambil Peran Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu

pengurus smsi
Pelantikan pengurus baru SMSI Bali periode 2023-2028. (maha)

DENPASAR | patrolipost.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali menggelar pelantikan pengurus dan rapat kerja daerah (Rakerda) periode 2023-2028.

Emanuel Dewata Oja yang akrab disapa Edo, resmi dilantik sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk periode kedua. Pelantikan dan pengukuhan pengurus SMSI periode 2023-2028 berlangsung di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar, dirangkai dengan rapat kerja daerah (Rakerda) dalam upaya menyusun program kerja lima tahun ke depan.

Bacaan Lainnya

Ketua SMSI Pusat Firdaus menyatakan, SMSI merupakan sebuah organisasi besar yang hadir di setiap kabupaten dan kota di Indonesia.

“SMSI telah diakui sebagai organisasi media siber terbesar di dunia oleh Menteri Pariwisata dan Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2021, karena memiliki lebih dari 2.000 perusahaan media siber sebagai anggotanya di seluruh Indonesia,” kata Firdaus, Jumat, (19/10/2023).

Terpilihnya Edo sebagai Ketua SMSI Bali adalah hasil dari demokrasi yang dijalankan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) I SMSI Bali pada 25 Agustus 2023. Edo akan memimpin SMSI Bali untuk periode 2023-2028, menjadikannya pemimpin kedua kali berturut-turut.

Pelantikan Ketua SMSI Bali kali ini menjadi istimewa karena sebelumnya telah dilakukan dua kegiatan persiapan. Ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan dua rumah sakit swasta di Bali, yakni RSU Bhakti Rahayu dan RSU Puri Raharja.

Menurut Edo, pemeriksaan kesehatan gratis ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa organisasi yang maju harus dimulai dengan keadaan yang sehat.

Edo menambahkan bahwa setelah pelantikan, Rakerda akan dilaksanakan dengan tema tahun politik. Dalam tahun-tahun politik mendatang, SMSI ingin memberikan sosialisasi yang lebih luas dan mendalam mengenai pemilu, termasuk literasi media dan literasi digital.

“Dan pentingnya peran media siber dalam menjaga stabilitas politik nasional di tengah era digitalisasi di mana hoaks dan ujaran kebencian berkembang pesat,” kata Edo.

Pj Gubernur Bali yang diwakili oleh Asisten II Setda Provinsi Bali I Wayan Serinah juga menyampaikan harapannya bahwa media, khususnya media lokal di Bali, terus meningkatkan profesionalisme mereka dalam menyajikan berita yang mengedukasi masyarakat. (pp03)

Pos terkait