Jelang Pergantian Tahun, Polda Bali Terjunkan Brimob di Dermaga Matahari Terbit Sanur

matahari terbit
Personel Brimob Polda Bali lakukan pengawasan dan pemantauan di Pantai Matahari Terbit Sanur. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Polda Bali melaksanakan Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Lilin Agung 2022 sejak 23 Desember lalu. Hal ini untuk mengamankan dan mengantisipasi kegiatan masyarakat menjelang puncak perayaan pada momen malam pergantian tahun 2023.

Terkait hal itu, Satuan Brimob Polda Bali yang tergabung dalam Subsatgas Anti Anarkis Satgas V Kontinjensi Ops Lilin Agung 2022 melaksanakan pengawasan dan pemantauan terhadap wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan penyeberangan di Dermaga Matahari Terbit, Sanur, Senin (26/12/2022).

Bacaan Lainnya

Enam personel Sat Brimob Polda dengan bersenjata lengkap, dipimpin AKP I Nengah Ardena SH yang bertindak sebagai Kasubsatgas Anti Anarkis Satgas V Ops Lilin Agung 2022, melaksanakan pengawasan dan pemantauan terhadap barang dan orang yang akan melaksanakan penyebrangan di dermaga Sanur.

Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk pencegahaan (preventif) terhadapan setiap tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran masyarakat dalam beraktifitas. Selain itu, dengan kehadiran polisi berseragam yang berinteraksi dengan beberapa imbauan Kamtibmas kepada masyarakat di sekitarnya, akan menimbulkan perasaan nyaman.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu SIK MSi mengimbau kepada setiap masyarakat yang akan melakukan aktifitas pada saat malam pergantian tahun 2023, untuk selalu mengecek kembali peralatan rumah tangga, baik kelistrikan maupun alat memasak pada saat meninggalkan rumah, demi menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

“Jadi saya imbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan kegiatan malam pergantian tahun di luar kediamannya, agar selalu mengecek kembali peralatan rumah tangganya, seperti kompor yang belum mati dan alat kelistrikan yang masih terpasang, karena bisa saja hal tersebut menjadi sumber terjadinya bahaya kebakaran,” kata Satake Bayu. (pp03)

Pos terkait