Hasil Pemeriksaan BPOM, Takjil di Bangli Bebas dari Bahan Berbahaya

petugas bpom
Petugas BPOM melakukan uji sampel takjil yang dijual di seputaran LC Aya, Kelurahan Bebalang Kecamatan Bangli. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar turun melakukan pengawasan dan pemeriksaan makanan buka puasa (takjil)  yang dijual di seputaran LC Aya, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Rabu (12/4/2023). Petugas mengambil belasan sampel makanan dan minuman dan selanjutnya diperiksa di laboratorium Keliling

Plh BBPOM Denpasar, I Wayan Eka Ratnata mengungkapkan, pengawasan dan pemeriksaan takjil menyasar pedagang di wilayah LC Aya. Dalam pemeriksaan petugas mengambil 14 sampel makanan. Beberapa jenis makanan tersebut yakni mie goreng, udang tepung, dimsum, bubur, tahu bakso dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Eka Ratnata, ada 4 parameter bahan berbahaya yang dicek, yakni pewarna merah atau rodamin B, pewarna kuning metanil yellow, borax dan formalin. “Pemeriksaan sampel makanan lewat uji  cepat dengan rapid test ,” jelasnya, seraya menambahkan mengacu  uji cepat tersebut, hasilnya negatif. Takjil yang dijual tersebut aman dan bebas dari bahan berbahaya.

Disinggung kemungkinan adanya temuan penggunaan bahan berbahaya, Eka Ratnata menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran terhadap sumber makanan tersebut.

“Biasanya kalau kami menemukan adanya penggunaan bahan berbahaya, maka kami akan melakukan telusuri dimana produk tersebut dibuat. Karena biasanya penjual-penjual takjil hanya menerima titipan produk,” jelasnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan pengawasan tidak hanya menyasar penjual takjil namun petugas juga melakukan pengawasan di pasar.

“Selain di Bangli, kami juga melakukan pengawasan di beberapa daerah. Pengawasan sudah dilakukan dari awal bulan Ramadan,”  ujarnya. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.