Gelombang Pasang Hancurkan Fasilitas Umum di Sepanjang Pesisir Buleleng

Bangunan Gudang milik nelayan di Desa Tangguwisia roboh setelah diterjang gelombang pasang, Jumat (29/1) sekitar pukul 01.00 Wita.

SINGARAJA | patrolipost.com – Gelombang pasang disertai angin kencang melanda perairan Bali Utara sekira pukul 01.00 Wita, Jumat (29/1/2021). Amukan gelombang pasang yang terjadi bertepatan dengan bulan purnama itu menghancurkan sejumlah bangunan serta fasilitas umum di pesisir Utara Bali.

Seperti yang terpantau di pesisir wilayah Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, gelombang yang terjadi malam hari itu merontokkan sebuah bangunan gudang milik nelayan di Desa Tangguwisia. Begitu juga di Desa Pengastulan, senderan penahan ombak jebol mengakibatkan jalan umum ambrol dan mengancam rumah penduduk.

Bacaan Lainnya

Kondisi yang sama terjadi di seputaran pantai Desa Kalisada. Jalan paving pinggir pantai rusak berat menyebabkan jalan tersebut untuk sementara tidak bisa digunakan.

Camat Seririt  Nyoman Agus Tri Kartika Yuda SIP MSi membenarkan adanya amukan gelombang yang menyebabkan beberapa bangunan mengalami kerusakan.

“Akibat gelombang pasang di wilayah Desa Pengastulan menyebabkan senderan jebol satu titik dan jalan trotoar rusak di dua titik dengan panjang total kurang lebih 6 meter, lebar 2 meter,” terang Camat Agus Tri, Jumat (29/1/2021).

Selain itu, di Desa Tangguwisia sebuah bangunan gudang nelayan juga hancur akibat diterjang gelombang yang cukup besar.

“Di Tangguwisia kerugian ditaksir Rp 15 juta, ada 5 mesin nelayan yang rusak, dan satu bangunan gudang nelayan roboh. Di Desa Kalisada jalan paving pinggir pantai rusak berat dan diestimasi kerugian mencapai Rp 70 juta. Sedang di Desa Pengastulan kerugian diperkirakan sebanyak Rp 15 juta,” tandasnya. (625)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.