Dorong Pemulihan Pariwisata di Klungkung, Wabup Kasta Kunjungi Bakas Levi Rafting

made kasta11111
Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta saat mengunjungi Bakas Levi Rafting, Kamis (28/10). (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Kondisi pariwisata di Klungkung sepertinya mati suri selama pandemi Covid-19, utamanya obyek wisata yang sangat populer di Bali yaitu Bakas Levi Rafting. Kini obyek wisata itu mulai berbenah untuk menyambut kunjungan wisatawan, baik domestik maupun manca negara. Pemulihan kepariwisataan ini setelah adanya pelonggaran kunjungan wisata ke Pulau Dewata.

Dengan pelonggaran PPTM Level II ini, sejumlah obyek wisata mulai merasakan dampaknya. Seperti objek wisata Bakas Levi Rafting and Elephant Tour di Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan. Meski belum terlalu ramai, setidaknya sudah ada kunjungan wisatawan lokal. Untuk terus mendorong pemulihan tempat wisata dengan ikon gajah ini, secara khusus Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, mengunjungi tempat wisata andalan Klungkung ini, Kamis (28/10).

Made Kasta pada kesempatan itu mengatakan, saat ini momentum yang tepat untuk kembali bangkit. Ia mendorong pengelola tempat-tempat pariwisata di Klungkung, terus mempersiapkan diri untuk menarik kunjungan wisata, seiring upaya-upaya pemulihan pariwisata Bali, sejak Covid-19 sudah semakin melandai. Maka, ia pun mendorong agar kegiatan-kegiatan pemerintah maupun perkantoran bisa digelar di Bakas Levi Rafting.

“Tempat ini Klungkung yang punya. Mari datang ke tempat ini, bikin kegiatan di sini. Mari dukung pemulihan pariwisata Klungkung,” ujar Wabup Kasta.

Sementara itu Direktur Bakas Levi Rafting, Komang Bagus Ida Maha Putra, Kamis (28/10) mengatakan, meskipun tidak ada kunjungan selama pandemi, tempat ini nampak cukup terawat. Lokasinya cukup luas, di bawah aneka pepohonan yang rimbun. Berbagai satwa, seperti gajah, kera, oa, nutibayan dan aneka satwa lainnya juga terawat dengan baik. Ini sebagai bentuk tanggung jawab Bakas Levi Rafting, dalam memelihara satwa yang dilindungi.

“Total masih ada 7 gajah di Bakas Levi Rating ini, dan seluruh gajah dalam kondisi sehat. Selama pandemi, mereka dirawat dengan maksimal,” ujar Komang Bagus.

Setiap pengunjung bisa menikmati keindahan tempat wisata ini, sembari menunggangi gajah yang sudah jinak. Gajah-gajah ini amat menarik perhatian pengunjung. Awalnya, sebagian pengunjung merasa takut untuk sekadar berswapoto. Namun, setelah diyakinkan petugas, satu per satu pengunjung akhirnya mau berswapoto di depan sejumlah gajah. Salah satunya, populer disebut Elsa. Bahkan, pengunjung langsung akrab dengan gajah-gajah ini kemudian memberanikan diri menungganginya sambil berkeliling di taman dan kolam.

Bakas Levi Rafting dan Elephant Tour sejak dulu sudah menjadi salah satu ikon pariwisata Bali, khususnya di Klungkung. Kunjungan paling ramai dalam situasi normal biasanya saat Juli-Agustus untuk wisman dan akhir tahun untuk wisatawan nusantara, didominasi dari Jakarta maupun Surabaya. Selain berinteraksi dengan satwa, disana pengunjung juga bisa menikmati tantangan arum jeram, menikmati setiap lekukan dan turunan alur sungai di sekitarnya.

Kondisi saat ini menurut Komang Bagus berharap pandemi Covid-19 segera berakhir dan situasi segera kembali normal. Jadi, pintu kedatangan wisman agar bisa segera dibuka lebar. Sehingga Bali kembali bisa menjadi destinasi yang menghidupkan seluruh sendi-sendi perekonomian masyarakat. Karena dampaknya sekarang menyeluruh, dia berharap agar semua kembali normal. Ia menegaskan, situasi ini tentu tidak akan mengurangi komitmennya sebagai pengelola lembaga konservasi, tetap memelihara satwa dengan baik dan dengan penuh tanggung jawab untuk kelestarian seluruh satwa yang ada. (855)

Pos terkait