Digital Transformation Expo Sajikan Informasi Perkembangan Negara G20 melalui Inovasi Digital

digital transformation
Konferensi pers Digital Transfornation Expo oleh Kementerian Kominfo. (maha)

MANGUPURA | patrolipost.com – Kementerian Kominfo menggelar  Digital Transformation Expo (DTE) yang menjadi rangkaian G20 Indonesia. DTE bukan seperti pameran lazimnya, namun memberikan tampilan inovasi virtual.

Staf Khusus Menkominfo Dedy Permadi menjelaskan, DTE memberikan informasi terkait perkembangan negara G20 yang ditampilkan melalui inovasi digital.

Bacaan Lainnya

“Jumlah pendaftar ada 4.400. Ini melebihi ekspektasi kita, namun untuk masyarakat yang belum bisa hadir dapat menyaksikan video pasca event di kanal YouTube Kemkominfo,” kata Dedy di Jimbaran, Badung, Bali, Sabtu (12/11/2022).

Digital Transformation Expo  digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua, Bali. Dedy mengatakan, 6 area akan memberikan pengalaman unik kepada pengunjung pameran.

Area pertama adalah pintu masuk. Di situ, akan ditampilkan informasi awal kolaborasi negara-negara G20. Area kedua disebut sebagai unnel of wonders. ‘Lorong keajaiban’ itu menampilkan keindahan alam dan budaya Indonesia.

“Para delegasi akan hadir di area kedua DTE ini,” kata Dedy.

Sedangkan di area utama ditampilkan 4 pilar transformasi digital Indonesia. Empat pilar itu meliputi, pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi digital, pembangunan masyarakat digital dan tata kekola pemerintahan digital.

G20 Sinergy  merupakan area untuk pengunjung mengetahui informasi negara-negara anggota G20, terkait perkembangan transformasi digital.

“Jadi kita bisa melihat perkembangan transformasi digital di Arab Saudi, karena UEA itu juga invites  atau undangan,” kata Dedy.

Area selanjutnya adalah wall of collaboration yang merupakan apresiasi kepada pemangku kepentingan yang berperan mendorong transformasi digital. Area terakhir adalah The Metaverse Corner yang mengenalkan platform Nusameta besutan anak negeri.

“Di sini disajikan pengalaman digital berbasis metaverse. Ini adalah kerjasama perusahaan anak bangsa dan global yang mengembangkan metaverse,” jelasnya. (pp03)

Pos terkait