Bonus Atlet Bangli Peraih Medali Porprov XV Dianggarkan di APBD Perubahan

ketua koni
Ketua KONI Bangli I Wayan Diar. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Anggaran untuk bonus atlet Bangli peraih medali pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Bali XV tahun 2022 akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2023. Besaran bonus  masih dirancang KONI Bangli.

Ketua KONI Bangli I Wayan Diar mengatakan, pada Porprov Bali XV tahun 2022 , kontingen Bangli ikut di 24  cabor (cabang olah raga)  dari 43 cabor yang dipertandingkan. Kepesertaan kontingen Bangli diperkuat sebanyak 193 atlet dan pelatih sebanyak 55 orang serta dibantu kepanitian sebanyak 33 orang.

Bacaan Lainnya

”Dari sembilan kabupaten/ kota yang ikut serta kontingen Bangli bertengger di peringkat  delapan,” ujar  Wayan Diar, Sabtu (1/4/2023).

Menurut Wayan Diar yang juga Wakil Buapti Bangli ini, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap para atlet yang berprestasi atau meraih medali pemerintah menyediakan  bonus. Adapun asumsi besaran bonus paling tidak, sama dengan tahun lalu .Dalam merancang besaran bonus pihaknya  juga melakukan perbadingan dengan kabupaten lain yang sejajar kemampuannya (keuangan) dengan Bangli, semisal Klungkung atau Karangasem.

”Masalah besaran bonus atlet sedang dirancang, kalau perubahan anggaran dilakukan bulan Agustus  paling lambat bulan Oktober atau November bonus sudah  cair,”  jelas Wabup asal Desa Belantih, Kecamatan Kintamani ini.

Di sisi lain Sekretaris Umum KONI Bangli, Achmad Agus Tahar mengatakan pada Porprov tahun kemarin kontingen Bangli berhasil meraih 15 medali emas dan 16 medali perak serta 48 medali perunggu. “Dengan peraihan medali sebanyak itu kontingen Bangli berada di posisi 8,” sebutnya.

Disinggung untuk bonus atlet, kata Agus Tahar sedang dirancang KONI Bangli. Dalam merancang besaran bonus, KONI Bangli melihat perbadingan dengan kabupaten lainnya yang memiliki kemampuan yang sejajar dengan Bangli.

Sebut  Agus Tahar jika berkaca besaran bonus pada Poroprov Tahun 2019 memang terkesan jomplang  yakni untuk peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp 45 juta dan perak sebesar Rp 15 juta serta perunggu Rp 7,5 juta.

”Dalam draf rancangan yang nantinya akan diajukan ada semacam kesetaraan atau besaran nilai medali tidak terlalu terpaut jauh,” jelasnya. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.