Bali Tetapkan Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2022-2024

sm mahendra
Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya saat acara RB XPerience di Nusa Dua Bali. (Ist)

NUSA DUA | patrolipost.com –  Bali terpilih sebagai tempat penyelenggaraan RB XPerience dan Penyerahan Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi, AKIP dan Zona Integritas Tahun 2023. Gelaran yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin itu dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua pada 5-6 Desember 2023.

Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya mengatakan, Bali telah menetapkan Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2022-2024. Serta penyederhanaan struktur organisasi di tingkat perangkat daerah. Sebelumnya, struktur organisasi di Pemprov Bali memiliki 49 Perangkat Daerah.

Bacaan Lainnya

Serta telah melakukan penyederhanaan struktur organisasi Pemprov Bali dan melakukan perampingan Perangkat Daerah dari sebelumnya 49 Perangkat Daerah menjadi 36 Perangkat Daerah.

Disamping itu, Pemprov Bali juga telah mengintegrasikan dokumen SAKIP baik perencanaan, penganggaran, pelaporan dan evaluasi ke dalam e-SAKIP.

“Kami percaya, Reformasi Birokrasi melalui kemudahan pelayanan publik menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan, pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah. Kemudahan layanan publik akan mendorong masuknya investasi,” kata Mahendra Jaya, Selasa (5/12/2022).

Sejak 2012, Pemprov Bali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama sepuluh kali berturut-turut. Nilai SAKIP yang diraih tahun 2022 berkategori sangat baik. Di tahun yang sama, indeks reformasi birokrasi juga masuk kategori sangat baik.

Sementara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menambahkan, RB Xperience yang berlangsung di Bali, bukan sekadar acara seremonial. Tapi, salah satu strategi untuk membumikan reformasi birokrasi berdampak. Instansi yang RB-nya bagus dengan dampak nyata dihadirkan untuk menggali best practices yang akan diterapkan di wilayah masing-masing.

“Reformasi birokrasi harus dijalankan dengan mengusung mekanisme double track, yakni RB general dan RB tematik,” kata Azwar Anas.

RB general berbasis pada penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Adapun RB tematik berfokus pada dampak yang dirasakan masyarakat pada empat tema.

“Tema pertama, pengurangan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi, dan pengendalian informasi serta penguatan belanja produk dalam negeri,” tambahnya.

RB XPerience di Nusa Dua Bali berlangsung 5-6 Desember 2023. Kegiatan diikuti 1.500 peserta talkshow dan lebih dari 1.000 peserta coaching clinic. Para peserta berasal dari 639 instansi pemerintah, di level Kementerian, Lembaga, maupun Pemerintah Daerah. Termasuk, 15 instansi pemerintah best practice RB tematik dan general. (pp03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.