ASN Bersih dari Narkoba Dapat Berikan Pelayanan Maksimal

Seluruh PNS di lingkungan Kantor Kemenag Badung mengikuti tes urine, Rabu (20/11).

MANGUPARA | patrolipost.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) selain mengabdi kepada bangsa dan negara juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, oleh karenanya diharapkan ASN harus bersih dari narkoba, agar dapat memberikan pelayanan secara maksimal. Sehingga untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, salah satunya dengan menciptakan ASN yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Mengingat hal tersebut, dalam rangka mendukung terciptanya pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Badung yang bersih dari narkoba serta implementasi Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor: 6/Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), BNNK Badung bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung melaksanakan tes urine kepada 60 orang yang terdiri dari pejabat dan pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung,” ujar Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, SH, MH, Rabu (20/11).

Bacaan Lainnya

Kepala BNNK Badung juga mengajak seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenag Kabupaten Badung menjadi “role model” dengan melakukan deteksi dini narkoba. Selain sosialisasi keagamaan juga menyisipkan tentang bahaya narkoba, dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.

Kegiatan “Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Tes Urine Kepada Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung TA 2019” yang digelar di Kantor Kemenag Kabupten Badung, diawali dengan ucapan selamat datang oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaen Badung IGAG Manguningrat, MAg, didampingi Sub Bag TU Sagung Alit Suparmiati, SAg, MPdH.

Dilanjutkan dengan pemberian edukasi tentang Implementasi Langkah P4GN di Lingkungan Kerja oleh Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, SH, MH, seraya mengapresiasi para pegawai yang bersedia dan penuh kesanggupan untuk dilakukan deteksi dini narkoba melalui tes urine.

Terkait kondisi darurat narkoba kata Masmini, dikarenakan pelaku tidak lagi mengenal batasan usia, permasalahan narkoba yang bersifat borderless, sehingga diperlukan sinergi seluruh komponen masyarakat, termasuk pegawai Kemenag Kabupaten Badung dalam penanganan permasalahan narkoba. Juga menyangkut modus operandi yang semakin berkembang ,sehingga diharapkan kewaspadaan dari seluruh masyarakat termasuk pegawai Kemenag Kabupaten Badung.

Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine kepada 60 orang pejabat dan pegawai lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Badung dengan pengambilan sample urine yang dimulai dari Kepala Kemenag Kabupaten Badung. Dari hasil pemeriksaan 60 (enam puluh) sampel urine seluruhnya tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Badung IGAG Manguningrat, MAg, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BNN kabupaten Badung untuk mengadakan tes urin pada puluhan karyawan dan karyawati Kantor Kemenag Kabupaten Badung.

“Memang seharusnya selaku perangkat daerah melaksanakan tes urine terlebih dahulu, sebelum berani mendengungkan bebas atau stop narkoba. Selaku aparat/pelayan masyarakat harus bisa menjadi teladan untuk melàksanakan tes urine atau berkoordinasi/ berkonsultasi dengan BNN terkait dengan narkoba,” ujarnya.

Komitmen seluruh pegawai untuk bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sehingga terwujud aparatur yang profesional, tangguh, dan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Apabila ada karyawan diduga terlibat narkoba, maka akan dikonsultasikan atau dikoordinasikan dengan pihak BNN Kabupaten Badung, terkait tindakan apa yang mesti diambil,” katanya. (246)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.