Anak Ditangkap Kasus Ganja, Ketua DPRD Badung Bungkam

ilustrasi ganja
foto ilustrasi ganja. (ist)

DENPASAR | patrolipost.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata bungkam ketika dikonfirmasi terkait penangkapan anaknya Putu NCAGP yang diduga kuat anaknya. Putu NCAGP yang juga seorang pengacara itu diringkus anggota Satuan Narkoba Polresta Denpasar di rumahnya di Dalung, Sabtu (14/5) atas kepemilikan ganja. Melalui pesan singkat WA hingga berita ini dinaikan politisi PDIP itu hanya membaca namun tidak menjawab.

Sementara itu, sumber terpercaya mengatakan, Selasa (17/5) Putu Parwata mengumpulkan beberapa orang pengacara untuk membela buah hatinya itu. “Bapak (Putu Parwata – red) ada siapin pengacara untuk anaknya. Malam ini mereka (pengacara – red) dipanggil untuk ketemuan di rumah Bapak di Dalung,” tutur seorang sumber.

Bacaan Lainnya

Penangkapan Putu NCAGP merupakan pengembangan dari penangkapan seseorang yang baru saja mengambil tempelan di kawasan Jalan Alam Sari, Banjar Tegeh Sari, Padang Sambian Denpasar pukul 18.00 Wita. Ia diamankan usai ambil tempelan ganja 265 gram. Saat dilakukan interogasi, pria yang disebut berinisial SA justru berkelit terkait  asal barang bukti itu. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap HP miliknya, baru diketahui bahwa barang bukti narkoba itu ada kaitan dengan oknum pengacara itu. Dari sanalah ia mengaku disuruh temannya yang seorang pengacara, Putu NCAGP untuk mengambil ganja yang ditempel di kawasan tempat dirinya diamankan.

Tim lalu mendatangi kediaman Putu NCAGP. Saat dilakukan penggerebekan, Putu NCAGP  diamankan tanpa perlawanan di rumahnya pukul 20.00 Wita. Hasil penggeledahan,  ditemukan plastik klip besar berisi daun, biji dan batang kering ganja seberat 88 gram. Masih di dalam kamar, ditemukan satu tas plastik berisi daun, biji dan batang kering narkoba jenis ganja.

“Total barang bukti sebanyak 495 gram. Ada enam kertas digunakan untuk linting,” terang sumber tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi belum bisa berkomentar banyak. Berdalih belum mendapatkan informaai dari Satuan Narkoba. “Kalaupun ada, pasti akan dilakukan press realase nantinya,” katanya. (007)

Pos terkait