Pemkab Bangli Plot Anggaran Rp 1,4 M untuk Pengadaan 1 Unit Mobil Damkar

armada damkar pemkab bangli(1)
Armada Damkar Pemkab Bangli. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Opsi penambahan armada pemadam kebakaran memang sudah muncul  sejak lama. Namun baru tahun ini akan terelisasi. Pada APBD Perubahan2021 telah diplot anggaran Rp 1,4 miliar untuk pengadaan satu unit mobil Damkar.

Kepala Satpol PP dan Damkar Bangli, Dewa Agung Suryadarma saat dikonfirmasi membenarkan pengadaan satu unit mobil Damkar dengan kapasitas 3 000 liter.

Bacaan Lainnya

”Pada APBD Perubahan telah diplot anggaran Rp 1,4 miliar untuk pengadaan satu unit mobil Damkar,” jelasnya, Senin (20/9/2021).

Kata Agung Suryadrama, saat ini Damkar Bangli memiliki jumlah armada sebanyak 4 unit dan 1 unit mobil tangki. Dari 4 unit mobil Damkar, 2 unit dalam kondisi rusak parah, bahkan sejak tahun 2017 sudah tidak  bisa dioperasikan.

“Rencana 2 unit mobil yang rusak akan dilelang,” jelas pejabat asal Puri Susut ini.

Lanjut Agung Suryadarma, untuk pengadaan masuk tahap penyiapan dokumen dan selanjutnya akan ditender lewat Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Bangli. Dengan tambahan satu unit armada yang baru total jumlah armada sebanyak 3 unit. Rencana satu unit akan ditempatkan di Kecamatan Kintamani dan 2 unit ditempatkan di pos induk untuk mengcover tiga kecamatan yakni Bangli, Susut dan Tembuku.

”Untuk garase mobil Damkar di Kintamani sejatinya sudah dibangun sejak dulu, yakni di areal kantor Camat Kintamani,” sebutnya.

Dipilihnya mobil dengan kapasitas 3000 liter semata-mata melihat topografi wilayah terutama wilayah Kecamatan Kintamani yang memiliki medan yang terjal dan ditambah lagi kondisi jalan yang kecil.

”Kami merasa terbantu dan bersyukur karena Bapak Bupati bisa mengalokasikan anggaran untuk pengadaan mobil Damkar, sejatinya usulan untuk penambahan armada sudah kami ajukan dari beberapa tahun lalu,” sebutnya.

Disinggung untuk jumlah personel, kata Alumni STPD ini menjelaskan, jumlah personel sebanyak 33 orang dan jika satu armada ditempatkan di Kintamani tentu harus dibarengi dengan penambahakan personel. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.