Pemkab Bangli Alokasikan Anggaran Rp 1,4 Miliar untuk Rehabilitasi Jaringan Irigasi

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
kabid pengairan
Kabid Pengairan PU Bangli, Agus Yudi Suetha Ambara. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Pemerintah Kabupaten Bangli mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar untuk rehalitasi jaringan irigasi di delapan daerah irigasi (DI) yang tersebar di tiga kecamatan.

Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan  dan Kawasan Permukiman Bangli,  Agus Yudi Suetha Ambara saat dkonfirmasi mengatakan, pada APBD Perubahan diplot kegiatan untuk perbaikan jaringan di delapan daerah irigasi dengan anggaran  Rp 1,4 miliar.

Bacaan Lainnya

”Anggaran memanfaatkan dana Silpa DAK,” ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Lanjut Kabid asal Gianyar ini, sejatinya untuk perbaikan jaringan irigasi diusulkan lewat dana DAK tahun 2022. Namun karena Bangli tidak masuk sebagai kawasan lokasi prioritas (Lokpri) pertanian oleh pusat, maka tahun 2022 Bangli tidak dapat dana DAK.

”Makanya kegiatan diambil tahun ini untuk anggaran di bawah Rp 200 juta per item kegiatan,” jelasnya, seraya menambahkan untuk kegiatan dilaksanakan lewat penunjukkan langsung (PL).

Sebut Agus Yudi, perbaikan jaringan irigasi menyasar Daerah Irigasi Manuk, Alis Bintang, Ume Selat Kecamatan Susut, Daerah Irigasi Bangbang, Let, Tampuagan I, Tingkad Batu, Kecamatan Tembuku dan Daerah Irigasi  Empelan, Sidmbunut Kiri, Ume Let, Kecamatan Bangli.

“Untuk kegiatan dalam waktu dekat bisa dikerjakan,”sebutnya.

Disinggung terkait ambrolnya terowongan di Dearah Irigasi Bangkangsidem yang berlokasi di Dusun Pulasari, Kecamatan Tembuku, Agus Yudi mengatakan kejadiannya sekitar seminggu lalu. Panjang terowongan yang ambrol sekitar 50 meter.

”Kami tentu akan segera membuat perencanaan, karena tahun 2022 tidak ada anggaran DAK maka kegiatan diusulkan lewat APBD,” ujarnya.

Disamping itu Agus Yudi menambahkan  dari panjang saluran irigasi 143 kilometer hampir 62 persen kondisinya rusak.

”Sebagian besar jaringan tidak permanen karena dinding dan lantai dari tanah,” sebutnya. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *