Seluruh Duta BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Laksanakan Vaksinasi Covid-19

Pegawai BPJS Kesehatan cabang Denpasar jalani vaksinasi Covid-19.

DENPASAR | patrolipost.com – Vaksinasi terhadap seluruh duta BPJS Kesehatan, diharapkan bisa memberikan perlindungan kepada mereka yang setiap harinya memberikan pelayanan kepada peserta. Hal ini disampaikan Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Rendy Gilbery Rantung ini saat dikonfirmasi, Senin (8/3/2021).

“Kami mengapreasiasi langkah pemerintah yang telah menetapkan bahwa seluruh duta BPJS Kesehatan menjadi penerima vaksin. Ini juga bisa menjadi upaya untuk melindungi duta BPS Kesehatan yang setiap harinya memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada peserta,” ujar Rendy.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Rendy mengatakan sebagai manfaat dari vaksin lainnya, vaksinasi Covid-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat Covid-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh dengan pemberian vaksin.

Hal ini juga menanggulangi pandemi Covid-19, sehingga pemerintah tengah menggalakkan program vaksinasi Covid-19 yang terbagi menjadi 4 tahapan. Sebagai badan hukum publik yang langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan masuk ke dalam sasaran penerima vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

“Melalui vaksinasi Covid-19 ini, saya berharap dapat menjadi bagian kecil dari pemulihan negara dalam memerangi pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Senada dengan Rendy, tenaga medis, Yudana yang turut menangani vaksinasi Covid-19 mengaku bahwa hingga saat ini antusiame dan pemikiran masyarakat mulai ke arah yang lebih positif dalam menanggapi program vaksinasi Covid-19. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang ingin menpadatkan vaksinasi Covid-19.

“Vaksin itu tidak perlu dikhawatirkan dan pastinya aman untuk dilaksanakan oleh masyarakat yang siap secara fisik dan psikologis,” terangnya.

Selain itu, Yudana menjelaskan bahwa jika vaksin yang diproduksi massal sudah melewati proses yang panjang dan telah memenuhi syarat utama yakni aman, ampuh, stabil dan efisien dari segi biaya.

“Aspek keamanan vaksin dipastikan melalui beberapa tahapan uji klinis yang benar dan menjunjung tinggi kaidah ilmu pengetahuan, sains dan standar-standar kesehatan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, pihaknya yakin bila pemerintah tidak tergesa-gesa dalam pelaksanaan vaksinasi dan tetap mengedepankan aspek keamanan dan manfaat atau keampuhan vaksin. (cr02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.