Petinju Asal Matim Siap Tantang Petinju Taiwan dalam Ajang WBC ASIA di Bangkok

frans danur
Frans Damur (celana kuning) saat bertarung melawan Eragayasi di Dubai. (ist)

BORONG | patrolipost.com –  Petinju asal Manggarai Timur (Matim), NTT, Frans Damur persiapkan diri untuk melawan petinju asal Taiwan dalam ajang WBC Asia di Bangkok. Sebelumnya, dalam laga eksibisi di Dubai, Uni Emirad Arab Frans mewakili Sasana UBS-BC (Untung Bersama Sejahtera Boxing Camp) Surabaya Indonesia pada kelas Bantam melawan Eragayasi dan berhasil menang Knock Out (KO) pada ronde ke-6.

“Pertandingan itu, melawan Eragayasi sebagai tuan rumah, dalam laga itu sebenarnya berjalan 12 ronde. Namun, saya bisa unggul pada ronde ke-6 dengan kemenangan KO,” terangnya melalui pesan Whatsapp kepada media ini, Selasa (28/6/2022).

Frans menjelaskan, pertarungan tinju di Dubai Uni Emirat Arab, yang berlangsung pada 24 Juni 2022 baru-baru ini, sangat  seru dan menakjubkan. Pertarungan ini digelar untuk pemanasan persiapan kejuaraan WBC ASIA di Bangkok Thailand melawan petinju asal Taiwan.

“Pertandingan Bangkok, saya belum tahu jadwalnya, yang pasti bahwa laga akan berlangsung pada bulan Juli mendatang,” katanya.

Lebih lanjut Frans Damur menambahkan bahwa untuk hasil pertandingan di Dubai  kemarin itu, sifatnya eksebisi atau latihan tanding untuk persiapan kejuaraan di Bangkok nantinya.

Sedangkan Manager UBS Drs Mikdon Henki Tanaem mengatakan, untuk kawasan Asia, jam terbang Frans sudah mumpuni.

“Jam terbang untuk Asia sudah lumayan. Frans juga sering juara nasional di kelas terbang dan kelas bantam junior,” ungkap Mikdon.

Sosok Frans Damur merupakan seorang petinju asal Kampung Wuas, Desa Rende Nao, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Sebagai petinju muda, Frans Damur memiliki bakat yang sangat hebat yang sudah berlangsung kurang lebih 70 kali laga di ring tinju, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Frans pun pernah meraih juara Asia Pasifik versi Badan Tinju OPBF kelas 50,8 kg pada tahun 2016 dan 2017 pada saat melawan petinju asal Thailand dengan menang KO pada ronde ke-2.

Frans juga memohon dukungan keluarga besar di Kampung Wuas dan masyarakat Indonesia agar berhasil menang dalam pertandingan nanti.

“Saya mohon dukungan lewat doa, dari keluarga besar Kampung Wuas dan seluruh masyarakat di Tanah Air ini, sehingga pada pertandingan tinju di Bangkok nanti bisa membawa hasil yang baik,” pungkasnya. (pp04)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.