Bangli Tidak Kecipratan Anggaran dari DAK Penugasan

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
kabid bina marga wayan lega suprapto
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perkim Bangli, I Wayan Lega Suprapto. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Pada tahun 2022 Kabupaten Bangli tidak dapat anggaran pusat lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan. Hal ini imbas dari Dinas Pariwisata tahun kemarin tidak mengusulkan kegiatan yang berkaitan daerah tujuan wisata ke Kementerian Pariwisata. Realita ini berimbas pada kegiatan pada OPD lain.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, I Wayan Lega Suprapto mengatakan imbas dari kebijakan tidak mengusulkan kegiatan daerah tujuan wisata, maka pada  tahun 2022 Bangli tidak dapat dana pusat lewat DAK Penugasan.

Bacaan Lainnya

Kata Lega Suprapto, pada tahun 2021 khusus di bidang Bina Marga besaran alokasi anggaran dari DAK sebesar Rp 46.736.631.451. Sumber dana tersebut yakni dari DAK Reguler Rp 32.411.290.4511 dan dari DAK Penugasan Rp 14.325.341.000.

“Anggaran dimanfaatkan untuk 10 paket kegiatan peningkatan jalan yang tersebar di empat kecamatan,” ujarnya, Kamis (16/12/2021).

Sementara di tahun 2022 hanya dapat anggaran dari DAK Reguler Rp 23 miliar. Anggaran diplot untuk 6 paket kegiatan peningkatan jalan yang tersebar di tiga kecamatan, diantaranya ruas jalan Tanggahan Tengah–Selat Kecamatan Susut, ruas jalan Batur-Tandang Buana Sari Kecamatan Kintamani.

”Sejatinya kami usulkan ke pusat 25 ruas jalan, namun setelah dilakukan validasi oleh pusat hanya turun untuk 6 ruas jalan saja,” sebut Kabid asal Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani ini.

Lanjut Lega Suprapto, enam paket kegiatan kemungkian sudah bisa ditenderkan akhir Desember dan bulan Maret tahun depan kegiatan sudah bisa dikerjakan oleh penyedia.

Disinggung perbaikan bahu jalan yang amblas di ruas jalan Tamanbali- Guliang Kangin, menurut Lega Suprapto kemungkinan besar perbaikan akan dilakukan tahun depan. Panjang bahu jalan yang amblas sekitar 50 meter dengan kedalaman 24 meter.

”Untuk perbaikan sedang dikaji oleh konsultan perencanaan,” ujarnya. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *