Hujan Deras, Jalan hingga Lahan Persawahan di Bangli Tergenang Air

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
banjir bangli
Kondisi air genangi jalan hingga lahan persawahan di wilayah Banjar/Kelurahan Bebalang, Bangli. (ist) 

BANGLI | patrolipost.com – Hujan deras yang mengguyur  wilayah Bangli menyebabkan debit air di saluran irigasi meningkat, Selasa (14/12/2021). Tingginya volume air sampai meluap ke jalan dan genangi lahan persawahan di wilayah Banjar/Kelurahan Bebalang, Bangli. 

Pantauan di lapangan, tingginya curah hujan menyebabkan air pada saluran irigasi di Kelod Kangin, Banjar Bebalang. Meluap hingga ke jalan. Ketinggian air sekitar 35 centimeter. Tidak hanya jalan, bale suka duka Banjar Bebalang juga tergenang air. 

Bacaan Lainnya

Menurut salah seorang warga, Gede Sentana bila hujan deras dan intensitas waktu cukup lama dipastikan air akan menggenangi jalan dan nyaris masuk rumah warga. Bahkan belum lama ini sepeda motor warga sempat hanyut terbawa air.

“Kalau hujan deras dan waktu agak lama pasti kebanjiran.  Menunggu air  surut perlu waktu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kelian Pekaseh Pecala, I Nyoman Suarjaya mengatakan saluran irigasi tidak dapat menampung air karena debit yang terlalu besar. Besarnya air yang datang dari arah Utara langsung menggenangi lahan persawahan warga. Lahan yang kena dampak puluhan hektar. “Tidak hanya digenangi air, tapi juga dipenuhi sampah yang terbawa air,” sebutnya. 

Memang beberapa tahun terakhir Subak Pecala dan beberapa Subak di sekitar tidak mendapat pasokan air. Kondisi tersebut mengharuskan petani menanam palawija. Hanya saja tanaman warga kini justru terendam air.

“Tanaman berupa umbi-umbian. Kalau terus terendam tentu tanaman bisa busuk,” ujarnya. 

Belum lagi, dikhawatirkan rusaknya jaringan irigasi. Debit air yang besar bisa membuat jebol jaringan irigasi dan merusak jalan usaha tani. Nyoman Suarjaya mengatakan, jika pihak sudah sempat koordinasi dengan petugas Dinas PUPR Perkim Bangli. Debit air ke Subak Pecala besar lantaran adanya terowongan yang tersumbat. 

“Ada dua terowongan, tapi salah satu tersumbat akibatnya seluruh air masuk ke terowongan yang satunya dan air dari terowongan tersebut muaranya ke subak kami,” terangnya, seraya menambahkan tingginya volume air karena tumpahan air dari Utara (Kota Bangli).

Sementara Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Bangli, I Nyoman Eka Karya belum bisa diminta keterangan. (750)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *