Tuntas Pembagian Beras Mbak Puan di Bali, ARW Lampaui Target

2021 12 31 08 00 50 377
2021 12 31 08 00 50 377

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya bersama jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan serta masyarakat di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar. 

 

Bacaan Lainnya

DENPASAR | patriolipost.com – Tuntas sudah roadshow penyerahan beras Mbak Puan Maharani di Bali yang dilakukan oleh Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, yang duduk di Komisi XI, I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW). Menariknya, dari 20 titik yang ditargetkan Mbak Puan, ternyata ARW begitu kerap disapa, mampu menyelesaikan hingga 23 titik distribusi. Artinya apa yang dilakukan ARW melampaui target! Ke 23 titik tersebut meliputi Kabupaten Badung sebanyak 13 titik di 6 kecamatan, Kabupaten Jembrana 5 titik di 5 kecamatan, Kabupaten Tabanan 1 titik, Kota Denpasar 5 titik di 4 kecamatan.

Seperti diketahui, Kamis (30/12/2021) Kota Denpasar menjadi tujuan akhir roadshow penyerahan bantuan beras Mbak Puan di Bali, dengan total beras yang diserahkan lebih dari 3.000 zak dan 320 paket lengkap. Roadshow penyerahan bantuan beras Mbak Puan Maharani oleh Agung Rai Wirajaya (ARW) diawali dari Kecamatan Denpasar Selatan yang bertempat di Jero Abiantimbul, Desa Adat Intaran, Sanur yang merupakan kediaman Anak Agung Gede Suyoga, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali dari Dapil Denpasar.

ARW anggota DPR RI empat periode di lokasi pertama ini menyerahkan bantuan beras Mbak Puan, menyasar pedagang Pantai Sanur yang terdampak pandemi Covid-19 sebanyak 120 paket. Penyerahan bantuan disaksikan pula Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar diantaranya Nyoman Darsa, Mamas Lestari, Agung Sujana. Selain itu, tampak pula Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Denpasar Selatan Made Setiadi.

“Terima kasih Mbak Puan dan Pak Agung Rai Wirajaya. Begitu juga Pak Agung Suyoga yang sudah membantu kami memberikan beras. Pandemi Covid-19 membuat kesulitan ekonomi karena sektor pariwisata tidak jalan,” ujar salah seorang pedagang di Pantai Sanur, bu Komang.

Selanjutnya, penyerahan beras Mbak Puan dilaksanakan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar untuk disalurkan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar Barat dan Denpasar Utara. Masing-masing kecamatan disalurkan 100 zak beras 5 kg.

Pada kesempatan tersebut ARW menegaskan kader-kader PDI Perjuangan selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat dan tidak hanya hadir saat pemilu.

“Kami hadir hari ini sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan kepada masyarakat, tidak hanya ketemu 5 tahun sekali. Tanpa bapak ibu, kami tidak ada artinya,” tukasnya.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede mengatakan PDI Perjuangan sebagai partainya wong cilik selalu mengedepankan gotong-royong apalagi di tengah kondisi sulit pandemi covid-19.

“Sekarang ini masa paling sulit masyarakat karena terdampak pandemi. Kehadiran Mbak Puan Maharani dan Pak Agung Rai Wirajaya merupakan sikap gotong-royong kader banteng dalam membantu masyarakat. Semoga bantuan beras ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Ngurah Gede didampingi sejumlah anggota DPRD Kota Denpasar diantaranya Ketut Suteja Kumara dan Wayan Sutama.

Terakhir, roadshow ARW di laksanakan di Puri Pemayun Kesiman Denpasar Timur, yang juga merupakan kediaman Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede. Sebanyak 200 paket sembako yang disalurkan menyasar masyarakat umum.

Dihadapan masyarakat yang hadir di tempat ini, ARW mengatakan Puan Maharani merupakan cucu Bung Karno sekaligus anak dari Megawati Sukarno Putri, Ketua Umum PDI Perjuangan. Selain itu Puan Maharani juga pembina Fraksi PDI Perjuangan DPR RI serta Ketua DPR RI.

“Semoga bantuan beras 5 kg ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19,” ujar ARW politisi senior PDI Perjuangan asal Desa Peguyangan Denpasar ini seraya menyampaikan pesan Mbak Puan Maharani agar masyarakat tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Sehari sebelumnya, Rabu, 29 Desember 2021 ARW membagikan beras Mbak Puan Maharani di Balai Banjar Adat Geluntung Kaja, Desa Geluntung Kabupaten Tabanan yang menyasar warga dari unsur pemangku, lansia dan serati atau tukang banten. Turut hadir pada kesempatan ini Putu Yuni Widyadnyani, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Perbekel Desa Geluntung, Bendesa Desa Adat Geluntung, serta sejumlah tokoh masyarakat. (wie)

 

Pos terkait