TPP P3K Penyuluh Pertanian Bangli Dipastikan Cair pada Anggaran Perubahan

rapat kerjax
Suasana rapat kerja Komisi I DPRD Bangli bersama Tim TPP dan OPD terkait, bertempat di kantor DPRD Bangli. (ist)

BANGLI | patrolipost.com – Komisi I DPRD Bangli kembali menggelar rapat kerja dengan Tim TPP dan sejumlah OPD terkait, Kamis (15/9/2022). Rapat dihadiri Sekda Bangli, IB Gede Giri Putra membahas terkait tambahan penghasilan pegawai (TPP) para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penyuluh Pertanian.

Seperti diketahui semenjak dilantik pada Merat 2020, PPPK Penyuluh Pertanian belum mendapat TPP. Namun dipastikan pada anggaran perubahan P3K sudah bisa menikmati TPP.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi I DPRD Bangli Satria Yudha mengatakan, P3K Penyuluh Pertanian akan menerima TPP pada Anggaran Perubahan. Selain itu ada juga P3K Guru sebanyak 2 orang yang merupakan angkatan dari P3K Penyuluh Pertanian sebanyak 37 orang.

Menurut politisi dari PDI-P ini, OPD yang membidangi dan Tim TPP mempercepat proses baik dari sisi regulasi dan sebagainya. Sehingga usai evaluasi Anggaran Perubahan sudah bisa diterima TPP.

Tidak dipungkiri cukup lama para P3K menunggu untuk bisa memperoleh TPP. “Dalam kondisi kami inginkan tidak ada saling menyalahkan, tapi mencari solusi untuk pecahkan masalahnya,”  tegas Satria Yuda.

Pihaknya berharap pada semua OPD agar menjalin komunikasi yang baik, dengan begitu tidak ada lagi mis komunikasi. “Kita harus hilangkan ego sektoral, saling menyalahkan harus dihilangkan,” tegas politisi PDIP ini.

Lanjutnya, untuk pembayaran TPP bagi P3K ini akan dibayarkan pada APBD Perubahan. Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) selaku penguasa anggaran diminta menyiapkan slot. Kemudian setelah evaluasi anggaran perubahan masih ada celah dibahas kembali oleh OPD dan Banggar.

“TPP dibayarkan dari September-Desember. Hitungan dari BKPAD anggaran yang diperlukan sekitar Rp 150 Juta. Nanti dibahas lagi, mana anggaran yang dapat dialihkan,” ungkapnya.

Disampaikan pula, lantaran sebelumnya belum ada rumah untuk TPP P3K ini jadi belum bisa dilakukan pembayaran. Karena sekarang sudah jelas kelas jabatan dan beban kerja bisa segera dibayarkan TPP ini. “Kami sampaikan terima kasih karena Bupati sudah merespon cepat, ini baru namanya Bangli Era Baru,” ujarnya.

Kata Satria Yuda, P3K tidak hanya Penyuluh Pertanian tapi ada di bidang pendidikan, kesehatan. Diharapkan kasus serupa tidak terulang lagi. Sebelum melakukan rekrutmen agar disiapkan dulu rumahnya. Begitu dilantik jadi P3K, yang bersangkutan bisa mendapatkan gaji dan tunjangan. (750)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.