Toto Urat, Melihat Restu Leluhur Melalui Hati dan Usus Hewan Persembahan

upacara adat
Johan Kasman pada sebuah acara adat di Menge, Manggarai Timur. (rob)

BORONG | patrolipost.com – Nusantara sangat kaya akan budaya dan adat istiadat. Sebelum mengenal agama, masyarakat di bumi Nusantara percaya kepada leluhur dan nenek moyang. Ada berbagai upacara adat untuk memohon kepada leluhur serta tanda terkabulnya doa-doa yang sudah disampaikan.

Salah satu tokoh adat asal Menge, Johan Kasman kepada patrolipost.com, Sabtu (23/9/2023) mengungkapkan, kebiasaan menghormati leluhur masih lestari sampai sekarang dan tentunya ada sanksi yang diterima jika mengabaikannya.

Bacaan Lainnya

“Ritual adat dengan mengucapkan doa kepada leluhur melalui seekor hewan persembahan masih berlangsung dan lestari sampai sekarang. Hal ini tak boleh hilang dan harus tetap lestari,” ungkap Johan.

Lanjut Johan, dalam acara adat apapun hal yang paling penting saat ucapkan doa adat adalah menyebut Tuhan Sang Pencipta (Mori agu Nggaran), sedangkan leluhur menjadi perantara doa (Lawang Wura agu Ceki).

“Terkabulnya doa adat ditentukan saat sesi ‘toto urat’. Sesi ini yakni melihat hati, empedu dan usus hewan persembahan seperti ayam oleh pendoa adat. Jika tanda yang dilihat pendoa adat berindikasi baik, maka doa terkabul. Namun jika tanda yang dilihat tidak baik, maka doa adat tidak terkabul dan bisa jadi akan ada musibah,” jelasnya.

Dalam upacara adat berskala besar, hewan persembahan yang dipakai adalah babi dan kerbau.

“Melihat terkabul dan tidaknya doa adat juga sama yakni melihat tanda pada hati hewan-hewan tersebut,” katanya.

Johan juga mengungkapkan, selain ditujukan kepada Tuhan dan Leluhur, doa juga ditujukan kepada penjaga rumah (naga mbaru).

“Sehingga sebutannya, Mori agu Nggaran lawang wura agu ceki, nenggitu kole ite naga mbaru,” imbuhnya.

Penjaga rumah (naga mbaru) jadi bagian yang penting dalam kehidupan masyarakat Manggarai pada umumnya karena sebuah rumah yang ‘dijaga’ dengan baik akan membuat penghuninya selalu sehat, dilimpahi rezeki dan selalu dijauhkan dari segala yang jahat. (pp04)

Pos terkait