Tiga Lagi Positif Covid-19 di Bangli, Satu Berprofesi sebagai Tukang Suwun 

Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa. 

BANGLI | patrolipost.com – Kasus positif Covid-19 kembali bertambah di Bangli. Dalam sehari ada penambahan 3 kasus, yang meliputi 2 pekerja migran Indonesia (PMI) dan 1 warga lokal. Beredar kabar bahwa warga lokal bekerja sebagai tukang suwun (buruh panggul) pasar di Bangli.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa menyampaikan, seorang warga lokal asal Banjar Nyalian, Kelurahan Kawan dinyatakan positif Covid-19. Ditambah lagi dua orang PMI asal Banjar Kubu dan Banjar Tegal Suci, Kelurahan Kubu, Bangli, juga positif Covid-19. Untuk warga Banjar Nyalian tersebut mendapat penanganan di RSUP Sanglah Denpasar.

Bacaan Lainnya

Sedangkan dua orang PMI asal Kelurahan Kubu ini sudah mendapat penanganan di Balai Diklat BPK Perwakilan Provinsi Bali di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Disinggung terkait warga lokal bahwa keseharian sebagai tukang suwun di Pasar Kidul, Wayan Dirgayusa berdalih belum memegang data secara mendetail. “Apakah pekerjaan tukang suwun, kami belum tahu mendetail,” sebutnya.

Lanjut Wayan Dirgayusa, jika tim gugus tugas sudah turun untuk melakukan tracking. Di Banjar Nyalian hasil tracking ada empat orang yang sempat melakukan kontak erat.

“Dari hasilnya rapid test non reaktif,” tegasnya sembari mengatakan, petugas masih menelusuri muasal warga Banjar Nyalian hingga terpapar virus Corona.

Selanjutnya, untuk tracking dua orang PMI, petugas melakukan rapid test. “Untuk PMI dari Tegal Suci, hasil tracking 7 orang dan PMI asal Banjar Kubu hasil tracking sebanyak 12 orang. Seluruhnya telah ditest dan hasilnya non reaktif,” sambungnya.

Sementara ini kasus positif Covid-19 di Bangli jumlah akumulasi kasus sebanyak 110 kasus. (750)

 

 

Pos terkait