Tenaga Medis di Buleleng Dapat Sumbangan Rp 22,5 Juta dari DPRD

Empati anggota DPRD Buleleng kepada tenaga medis yang menangani covid-19 dengan memberikan donasi sebesar Rp 22,5 juta.

SINGARAJA | patrolipost.com – Hari-hari belakangan konsentrasi publik tersedot oleh virus Corona (Covid-19) yang tengah mewabah di berbagai belahan bumi. Tak terkecuali di Buleleng, seluruh aktivitas masyarakat nyaris berhenti. Hanya beberapa layanan publik yang masih tetap buka untuk melayani kepentingan masyarakat, termasuk tenaga medis di rumah sakit.

Sebagai garda terdepan melawan virus Corona (Covid-19), para tenaga medis di Buleleng mulai mendapat empati dari berbagai pihak. Salah satunya dari anggota DPRD Buleleng. Sebanyak 45 anggota DPRD Buleleng secara sukarela bahu membahu memberikan donasi dan terkumpul sebanyak Rp 22,5 juta untuk para medis di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna SH didampingi wakil Ketua dan ketua-ketua fraksi menyerahkan donasi itu kepada Dirut RSUD Buleleng dr Gede Wiartana MKes, Senin (23/3/2020) di Gedung DPRD Buleleng.

Supriatna mengatakan, bantuan tersebut merupakan inisiatif anggota dewan untuk mendukung Satgas Covid-19 Buleleng dalam menangani dan mencegah penyebaran Covid-19. “Kami mengapresiasi dan memberikan support kepada Satgas COvid-19, dokter beserta tim medis yang menangani pasien Covid-19 di Buleleng. Harapan kami ini bisa dimanfaatkan meskipun nilainya tidak seberapa. Ini bentuk empati kami kepada petugas medis yang sedang bertugas,” kata Supriatna.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ketut Ngurah Arya meminta kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Buleleng untuk memberikan up date data terkait Covid -19 di Buleleng kepada dewan. Baik yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pengawasan (ODP). Termasuk wilayah zona sebarannya.

“Paling tidak dengan up date data itu kita jadi tau yang positif atau negatif berapa, angka penambahannya berapa. Termasuk yang sembuh maupun jumlah orang yang sedang diawasi,” kata Arya.

Arya mengatakan hal itu untuk memastikan kesigapan tim dalam menangani Covid-19. Dan itu menurut Arya, akan terlihat pada grafik harian dengan laporan yang terus menerus di mutakhirkan.

“Intinya ada kemajuan apa tidak. Jika tidak, kita akan segara ambil langkah dengan memperkuat tim medis. Jika ya berarti kemampuan tenaga medis kita sanggup sesuai SOP,” imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan asal Gerokgak ini mengatakan, alasan lain perlunya dewan di up date Covid-19 Buleleng. Yakni sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat yang sering bertanya soal perkembangan virus Corona. Arya memahami tentu akan memilah informasi yang diterima, mana pantas untuk publik dan mana yang tak perlu disampaikan kepada masyarakat.

“Kita ingin memberikan edukasi agar masyarakat tidak panik dengan memberikan penjelasan yang benar dan terukur,” tandasnya. (625)

 

Pos terkait