Selama Pandemi Covid-19, Kasus Kebakaran di Bangli Menurun

Kebakaran gudang oven kayu yang terjadi beberapa bulan lalu.

BANGLI | patrolipost.com – Angka kasus kebakaran mengalami penurunan pasca pandemi Covid-19. Menurunnya kasus kebakaran yang terjadi  kemungkinan dikarenakan adanya imbauan pembatasan kegiatan di luar.

Menurut Kasat Pol PP dan Damkar Bangli Dewa Agung Suryadarma, kasus kebakaran yang terjadi memang mengalami penurunan. Hingga bulan April tercatat 6 kasus. Bahkan pasca adanya imbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19 yakni pembatasan kegiatan di luar yang diberlakukan sejak bulan Maret hanya terjadi 1 kasus kebakaran.

Bacaan Lainnya

“Terakhir kasus kebakaran yang menimpa gudang kayu yang terjadi di Dusun Pucangan, Desa Kayubihi, Bangli,” ungkap Agung Suyadarma.

Dari data untuk tahun 2019 terjadi sebanyak 26 kasus kebakaran, sementara untuk tahun 2020 hingga bulan April terjadi hanya 6 kasus kebakaran. Rinciannya untuk bulan Januari terjadi 2 kasus kebakaran, bulan Februari 2 kasus kebakaran bulan Maret nihil kasus kebakaran dan bulan April 1 kasus kebakaran.

Disinggung apakah turunnya kasus kebakaran imbas dari pembatasan kegiatan masyarakat di luar rumah, kata Agung  Suryadarma hal tersebut bisa juga menjadi salah satu penyebabnya. Jika berkaca dari beberapa kasus kebakaran faktor penyebanya selain karena hubungan arus pendek juga dikarenakan faktor kelalaian.

”Habis sembahyang lupa mematikan dupa atau ketika memasak  lupa mematikan api kompor atau api dalam tungku dapur,” ungkapnya. Nah ketika kegiatan banyak dilakukan di rumah kondisi rumah bisa lebih terkontrol.

Menurut Agung Suryadarma untuk menekan kasus kebakaran, pihaknya rutin melakukan sosiliasai ke masyarakat. Dalam sosialiasai pihaknya mengedukasi masyarakat terkait upaya pencegahan.

“Dalam sosialisasi kami juga menyasar sekolah – sekolah, kami memperkenalkan perangkat yang digunakan petugas dalam menangani kebakaran,” jelas Agung Suryadrma. (750)

Pos terkait