Selama Hari Raya Galungan, DLHP Minta Masyarakat Tidak Keluarkan Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, Drs Ketut Suadnyana. (ist)

SEMARAPURA | patrolipost.com – Selama pelaksanaan perayaan Hari Raya Galungan, Rabu (14/4) ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung mengeluarkan himbauan, agar masyarakat tidak membawa sampahnya ke luar rumah, tepat di Hari Raya Galungan. Hal ini ditegaskan Kadis DLHP, Drs Ketut Suadnyana, Selasa (13/4).

Menurutnya hal itu ditempuh, dikarenakan petugas tidak melakukan pemungutan sampah saat Hari Raya Galungan. Sehingga sampah tidak menumpuk di pinggir jalan.

“Petugas yang bertugas mengakut dan mengolah sampah masyarakat juga libur, untuk merayakan Hari Raya Galungan,” tegas I Ketut Suadnyana.

Mengantisipasi jadwal hari raya ini, dilakukan perubahan jadwal pengambilan sampah masyarakat. Saat hari raya Penampahan Galungan atau sehari sebelum Hari Raya Galungan, warga Kota Semarapura hanya akan dilayani satu kali pengakutan sampah, yakni dipukul 15.00 Wita.

“Biasanya kami melayani pengangkutan sampah dua kali dalam sehari, yakni di pagi dan sore hari. Untuk Selasa (13/4), kami layani satu kali. Sehingga kami minta pukul 14.00 Wita, sampah baru dibawa keluar rumah untuk diangkut petugas kami,” jelasnya.

Sementara di Hari Raya Galungan, Rabu (14/4), pengakutan sampah tidak dilayani. Saat Hari Raya Galungan TOSS Center tidak beroperasi. Sehingga warga Kota Semarapura diminta untuk tidak membawa sampahnya ke luar rumah.

“Saat Manis Galungan (15/4), layanan pengangkutan dan pengolahan sampah normal kembali. Sehingga kami minta kepada masyarakat untuk tidak membawa sampahnya ke luar rumah saat Hari Raya Galungan agar tidak berserakan,” jelasnya.

Selama pelaksanaan Hari Raya Galungan, biasanya akan terjadi peningkatan volume sampah. Dimana seperti sebelumnya, pasca Hari Raya Galungan diperkirakan volume sampah di Klungkung akan mengalami peningkatan. Hal itu seiring terjadinya penumpukan sampah berbagai sarana upakara yang dilaksanakan umat Hindu selama ritual hari raya berlangsung. (855)

Pos terkait