Satgas Covid-19: Akhir Juni 2,8 Juta Jiwa Penduduk Bali Sudah Divaksin

Sekretraris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Made Rentin, dalam acara pertemuan konsolidasi Forum Group Discussion (FGD), di Artotel Sanur, Denpasar, Rabu (7/4/2021). (maha)

DENPASAR | patrolipost.com –  Pemerintah Provinsi Bali melalui Satgas Penanganan Covid-19 mentargetkan akhir Juni 2021 progres vaksinasi telah selesai 70 persen. Angka 70 persen itu untuk memenuhi herd immunity sebesar 2,8 juta dari total jumlah penduduk Bali sebanyak 4,3 juta jiwa.

Sekretraris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, pada periode akhir Juni, kelompok yang masuk vaksinasi harus sudah mendapatkan suntikan kedua.

Bacaan Lainnya

“Itu target Bapak Gubernur. Itulah secara teori di dunia kesehatan sudah terbentuk herd immunity atau kekebalan komunal,” kata Made Rentin dalam acara pertemuan konsolidasi Forum Group Discussion (FGD) tentang multi peran wartawan dalam upaya penanggulangan bencana di Provinsi Bali, di Artotel Sanur, Denpasar, Rabu (7/4/2021).

Sampai saat ini, kata Rentin, pencapaian vaksinasi untuk kelompok tenaga kesehatan mencapai 112 persen. Sedangkan, vaksinasi untuk kelompok lansia baru tercapai 18 persen dari 340 ribu lansia yang terdata di Bali. Sehingga, kata Rentin, diperlukan kesadaran dari kelompok lanjut usia untuk mengikuti vaksinasi.

Rentin menambahkan, meski seseorang sudah mendapatkan vaksin, tapi masih ada potensi tertular Covid-19. Hanya saja, risiko lebih kecil dibandingkan yang belum mendapatkan vaksin.

Ia mencontohkan, banyak kasus terjadi, pasca vaksinasi, masih ada yang tertular covid-19. Menyikapi potensi itu, orang yang telah mendapatkan suntikan vaksin, tetap wajib menerapkan Protokol Kesehatan.

“Analoginya begini, orang yang belum vaksin memiliki tiga kali risiko tertular dibandingkan orang yang sudah divaksin,” jelasnya. (pp03)

Pos terkait